<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6492287655130338980</id><updated>2012-02-16T19:08:18.085-08:00</updated><title type='text'>aR!eS giRL</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>"Z_YaNt!E"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14118828300064513924</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6492287655130338980.post-709629308887235805</id><published>2009-11-05T20:52:00.000-08:00</published><updated>2009-11-05T21:04:01.900-08:00</updated><title type='text'>Membuat Server Dengan FreeBSD</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja kata web server tidak asing lagi di sebagian besar telinga kita, yaitu sebuah tempat untuk mempublikasikan informasi apa pun kepada publik melalui internet atau intranet tentang apa saja, baik oleh individu, kelompok, lembaga pemerintahan, perusahaan, dan lain-lain. Web server umumnya tidak berdiri sendiri, namun ada aplikasi yang mendukungnya, semacam PHP, OpenSSL, dan lain sebagainya. Salah satu aplikasi yang sudah sangat populer adalah Apache HTTP Server. Aplikasi ini mulai dirilis ke publik sejak tahun 1995. Web server yang menggunakan aplikasi Apache di seluruh dunia saat ini berdasarkan survei Netcraft Web Server Survey pada November 2006 saja sudah lebih dari 60% dari total 101,435,253 situs. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Proyek Apache HTTP Server ini merupakan proyek open-source yang dikembangkan oleh Apache Software Foundation. Lembaga ini bertujuan mengembangkan Apache sebagai aplikasi web server modern yang bisa dipergunakan di multi platform OS, khususnya Unix dan Windows. &lt;br /&gt;Saya tidak akan membahas sejarah perkembangan Apache ini secara rinci. Untuk mengetahui lebih lengkap perkembangannya silakan kunjungi About the Apache HTTP Server Project. &lt;br /&gt;Dalam artikel ini, saya tidak hanya membahas Apache secara khusus saja, namun juga beberapa aplikasi yang umum dipergunakan bersama aplikasi ini, seperti OpenSSL, MySQL, dan PHP. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membangun Web Server di FreeBSD &lt;br /&gt;Written by Administrator    &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tentu saja kata web server tidak asing lagi di sebagian besar telinga kita, yaitu sebuah tempat untuk mempublikasikan informasi apa pun kepada publik melalui internet atau intranet tentang apa saja, baik oleh individu, kelompok, lembaga pemerintahan, perusahaan, dan lain-lain. Web server umumnya tidak berdiri sendiri, namun ada aplikasi yang mendukungnya, semacam PHP, OpenSSL, dan lain sebagainya. Salah satu aplikasi yang sudah sangat populer adalah Apache HTTP Server. Aplikasi ini mulai dirilis ke publik sejak tahun 1995. Web server yang menggunakan aplikasi Apache di seluruh dunia saat ini berdasarkan survei Netcraft Web Server Survey pada November 2006 saja sudah lebih dari 60% dari total 101,435,253 situs. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Proyek Apache HTTP Server ini merupakan proyek open-source yang dikembangkan oleh Apache Software Foundation. Lembaga ini bertujuan mengembangkan Apache sebagai aplikasi web server modern yang bisa dipergunakan di multi platform OS, khususnya Unix dan Windows. &lt;br /&gt;Saya tidak akan membahas sejarah perkembangan Apache ini secara rinci. Untuk mengetahui lebih lengkap perkembangannya silakan kunjungi About the Apache HTTP Server Project. &lt;br /&gt;Dalam artikel ini, saya tidak hanya membahas Apache secara khusus saja, namun juga beberapa aplikasi yang umum dipergunakan bersama aplikasi ini, seperti OpenSSL, MySQL, dan PHP. &lt;br /&gt;1. Download &lt;br /&gt;Aplikasi yang dipergunakan dalam artikel ini adalah Apache versi 2.2.3, MySQL versi 5.0.22, OpenSSL versi 0.9.8d, dan PHP versi 5.2.0. &lt;br /&gt;Dari semua aplikasi di atas, hanya Apache dan PHP yang akan diinstall secara manual, sedang MySQL dan OpenSSL diinstall via ports. Jadi yang akan didownload secara manual hanya Apache dan PHP. &lt;br /&gt;Apache versi terakhir dapat didownload di http://apache.the.net.id/httpd/httpd-2.2.3.tar.bz2. Versi terakhir Apache saat artikel ini ditulis adalah versi 2.2.3. Dan versi PHP terakhir saat ini adalah versi 5.2.0. PHP dapat didownload di http://id2.php.net/get/php-5.2.0.tar.bz2/from/a/mirror. &lt;br /&gt;2. Instalasi &lt;br /&gt;2.1. Install MySQL &lt;br /&gt;Sebelum menginstall Apache dan PHP, yang harus diinstall terlebih dahulu adalah MySQL dan OpenSSL. Untuk menginstalasi kedua aplikasi ini di FreeBSD cukup mudah melalui ports. &lt;br /&gt;$ cd /usr/ports/database/mysql51-server&lt;br /&gt;$ sudo make install&lt;br /&gt;$ sudo portupgrade -rR mysql51-server &lt;br /&gt;Command terakhir adalah untuk mengupgrade versi MySQL ke versi terbaru. &lt;br /&gt;Untuk mengaktifkan MySQL saat booting, buka file /etc/rc.conf dan tambahkan baris: &lt;br /&gt;mysql_enable = “YES” &lt;br /&gt;Copykan file konfigurasi MySQL: &lt;br /&gt;$ sudo cp /usr/local/share/mysql/my-medium.cnf /var/db/mysql/my.cnf&lt;br /&gt;$ sudo chgrp mysql /var/db/mysql/my.cnf &lt;br /&gt;Kemudian jalankan command berikut untuk mengaktifkan daemon MySQL. &lt;br /&gt;$ sudo /usr/local/etc/rc.d/mysql-server start &lt;br /&gt;Bila berhasil, seharusnya Anda akan melihat baris berikut saat menjalankan command ps ax | grep mysql: &lt;br /&gt;678 p0- I 0:00.01 /bin/sh /usr/local/bin/mysqld_safe –defaults-extra-file=/var/db/mysql/my.cnf –user=mysql –datadir=/var/db/mysql&lt;br /&gt;701 p0- S 383:04.45 /usr/local/libexec/mysqld –defaults-extra-file=/var/db/mysql/my.cnf –basedir=/usr/local –datadir=/var/db/mysql &lt;br /&gt;Selanjutnya buat password untuk MySQL root user: &lt;br /&gt;$ sudo mysqladmin -u root password ‘password-root-mysql’ &lt;br /&gt;Coba masuk ke MySQL console dengan password root tersebut. &lt;br /&gt;$ mysql -u root -p&lt;br /&gt;Enter password:&lt;br /&gt;Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.&lt;br /&gt;Your MySQL connection id is 603704 to server version: 5.0.22 &lt;br /&gt;Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer. &lt;br /&gt;mysql&gt; \q&lt;br /&gt;Bye &lt;br /&gt;2.2. Install OpenSSL &lt;br /&gt;Langkah selanjutnya adalah menginstalasi OpenSSL, cara menginstalasi OpenSSL dalam hal ini menggunakan ports juga. &lt;br /&gt;$ cd /usr/ports/security/openssl&lt;br /&gt;$ sudo make install clean &lt;br /&gt;Buat direktori untuk menempatkan certificate SSL: &lt;br /&gt;$ sudo mkdir -p /usr/local/openssl/{certs,private} &lt;br /&gt;Kemudian generate private key 1024-bit: &lt;br /&gt;$ cd /usr/local/openssl&lt;br /&gt;$ sudo /usr/local/bin/openssl genrsa -out private/namadomain.com.key 1024 &lt;br /&gt;Ubah permission untuk direktori private menjadi: &lt;br /&gt;$ sudo chown -R root:wheel private&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R 600 private&lt;br /&gt;$ sudo chmod u+X private &lt;br /&gt;Generate Certificate Signing Request (CSR) File: &lt;br /&gt;$ /usr/local/bin/openssl req -new -key private/namadomain.com.key -out certs/namadomain.com.csr &lt;br /&gt;Country Name (2 letter code) [GB]: ID&lt;br /&gt;State or Province Name (full name) [Some-State]: Propinsi&lt;br /&gt;Locality Name (eg, city) []: Kota&lt;br /&gt;Organization Name (eg, company) [Internet Widgits Pty Ltd]: PT. Nama Usaha&lt;br /&gt;Organizational Unit Name (eg, section) []: Bidang Usaha Perusahaan&lt;br /&gt;Common Name (eg, your name or your server’s hostname) []: namadomain.com&lt;br /&gt;Email Address []: postmaster@namadomain.compostmaster@namadomain.com This email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it &lt;br /&gt;Please enter the following ‘extra’ attributes&lt;br /&gt;to be sent with your certificate request&lt;br /&gt;A challenge password []: masukkanpassword&lt;br /&gt;An optional company name []: &lt;br /&gt;Kemudian buat Certificate Signed (CRT) file: &lt;br /&gt;$ sudo /usr/local/bin/openssl x509 -req -days 365 -in  certs/namadomain.com.csr -out certs/namadomain.com.crt -signkey private/namadomain.com.key &lt;br /&gt;Certificate yang dibuat itu nantinya akan digunakan bila webserver support SSL. &lt;br /&gt;2.3. Install Apache &lt;br /&gt;Saya asumsikan, source Apache hasil download Anda disimpan di /home/users. &lt;br /&gt;$ cd /home/users&lt;br /&gt;$ tar -jxvf httpd-2.2.3.tar.bz2&lt;br /&gt;$ cd httpd-2.2.3&lt;br /&gt;$ ./configure \&lt;br /&gt;–prefix=/usr/local/apache2 \&lt;br /&gt;–enable-rewrite \&lt;br /&gt;–enable-dav \&lt;br /&gt;–enable-ssl \&lt;br /&gt;–with-ssl=/usr/local \&lt;br /&gt;–enable-vhost-alias \&lt;br /&gt;–with-included-apr&lt;br /&gt;$ make&lt;br /&gt;$ sudo make install &lt;br /&gt;Keterangan dari masing-masing opsi di atas adalah: &lt;br /&gt;–prefix=[DIR]: Menginstall aplikasi ke target direktori yang ditentukan.&lt;br /&gt;–enable-rewrite: Mengaktifkan rule based URL manipulation melalui module mod_rewrite.&lt;br /&gt;–enable-dav: Mengaktifkan protocol WebDAV melalui module mod_dav. Dengan protocol WebDAV ini memungkinkan membuat, memindah, menyalin, dan menghapus resource pada sebuah web server.&lt;br /&gt;–enable-ssl: Mengaktifkan module SSL/TLS.&lt;br /&gt;–with-ssl=[DIR]: Di mana library SSL/TLS diinstall.&lt;br /&gt;–enable-vhost-alias: Support dengan banyak virtual host.&lt;br /&gt;–with-included-apr: Install apr. APR atau Apache Portable Runtime pada Apache 2.2.x versi merupakan source yang sudah menyatu dengan Apache Source. &lt;br /&gt;2.4. Install PHP &lt;br /&gt;Sebelum Anda menginstalasi PHP, saya sarankan untuk menginstall aplikasi-aplikasi via ports yang diperlukan (recommended) PHP saat instalasinya. Aplikasi-aplikasi tersebut adalah: &lt;br /&gt;- mcrypt (/usr/ports/security/mcrypt) dan libmcrypt (/usr/ports/security/libmcrypt)&lt;br /&gt;- db4 (/usr/ports/databases/db4) dan gdbm (/usr/ports/databases/gdbm)&lt;br /&gt;- gd (/usr/ports/graphics/gd)&lt;br /&gt;- libxml2 (/usr/ports/textproc/libxml2) &lt;br /&gt;Saya asumsikan pula, source PHP yang Anda download disimpan di /home/users. &lt;br /&gt;$ cd /home/users&lt;br /&gt;$ tar -jxvf php-5.2.0.tar.bz2&lt;br /&gt;$ cd php-5.2.0&lt;br /&gt;$ ./configure \&lt;br /&gt;–with-apxs2=/usr/local/apache2/bin/apxs \&lt;br /&gt;–with-mysql=/usr/local \&lt;br /&gt;–with-openssl=/usr/local \&lt;br /&gt;–with-config-file-path=/usr/local/apache2/conf \&lt;br /&gt;–with-png-dir=/usr/local/lib \&lt;br /&gt;–with-gettext=/usr/local/lib \&lt;br /&gt;–with-gd \&lt;br /&gt;–with-zlib \&lt;br /&gt;–with-xml \&lt;br /&gt;–with-mcrypt=/usr/local/lib \&lt;br /&gt;–enable-mbstring=all \&lt;br /&gt;–disable-short-tags&lt;br /&gt;$ make&lt;br /&gt;$ make install &lt;br /&gt;Keterangan dari masing-masing opsi di atas adalah: &lt;br /&gt;–with-apxs2[=FILE]: Menyertakan shared Apache 2.0 Handler module.&lt;br /&gt;–with-mysql[=DIR]: Menyertakan dukungan MySQL. DIR adalah di mana binary MySQL diinstall.&lt;br /&gt;–with-openssl[=DIR]: Menyertakan dukungan OpenSSL.&lt;br /&gt;–with-config-file-path=PATH: Di mana file php.ini akan diletakkan.&lt;br /&gt;–with-png-dir[=DIR]: Menyertakan dukungan format file PNG.&lt;br /&gt;–with-gettext[=DIR]: Menyertakan dukungan GNU gettext.&lt;br /&gt;–with-gd[=DIR]: Menyertakan dukungan GD.&lt;br /&gt;–with-zlib[=DIR]: Menyertakan dukungan zlib.&lt;br /&gt;–with-libxml-dir[=DIR]: Menyertakan dukungan XML.&lt;br /&gt;–with-mcrypt[=DIR]: Menyertakan dukungan mcrypt atau Multi-cipher cryptographic library.&lt;br /&gt;–enable-mbstring: Mengaktifkan dukungan multibyte string.&lt;br /&gt;–disable-short-tags: Nonaktifkan penggunaan tag pendek &lt;? pada script PHP. &lt;br /&gt;Edit file /usr/local/apache2/conf/php.ini dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Pada dasarnya default file konfigurasi ini sudah cukup baik. &lt;br /&gt;Karena PHP diinstall sebagai module pada Apache, kita perlu mengubah kepemilikan direktori PHP yang hanya akan mengijinkan akses kepada user root dan www saja. &lt;br /&gt;$ sudo chown -R root:www /usr/local/lib/php&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R g-w,o-rwx /usr/local/lib/php &lt;br /&gt;Edit file /usr/local/apache2/conf/httpd.conf dan ubah baris-baris berikut menjadi: &lt;br /&gt;&lt;IfModule !mpm_netware_module&gt;&lt;br /&gt;User www&lt;br /&gt;Group www&lt;br /&gt;&lt;/IfModule&gt; &lt;br /&gt;ServerAdmin hostmaster@namadomain.comhostmaster@namadomain.com This email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it &lt;br /&gt;ServerName www.namadomain.com:80&lt;br /&gt;&lt;IfModule dir_module&gt;&lt;br /&gt;DirectoryIndex index.html index.php&lt;br /&gt;&lt;/IfModule&gt; &lt;br /&gt;&lt;IfModule mime_module&gt;&lt;br /&gt;TypesConfig conf/mime.types&lt;br /&gt;AddType application/x-compress .Z&lt;br /&gt;AddType application/x-gzip .gz .tgz&lt;br /&gt;AddType application/x-httpd-php .php&lt;br /&gt;AddHandler cgi-script .cgi&lt;br /&gt;&lt;/IfModule&gt; &lt;br /&gt;Aktifkan juga baris-baris berikut dengan menghilangkan tanda # di awal barisnya: &lt;br /&gt;Include conf/extra/httpd-autoindex.conf&lt;br /&gt;Include conf/extra/httpd-userdir.conf&lt;br /&gt;Include conf/extra/httpd-vhosts.conf&lt;br /&gt;Include conf/extra/httpd-dav.conf&lt;br /&gt;Include conf/extra/httpd-default.conf&lt;br /&gt;Include conf/extra/httpd-ssl.conf &lt;br /&gt;Selanjutnya ubah permission direktori Apache: &lt;br /&gt;$ cd /usr/local &lt;br /&gt;Ubah kepemilikan direktori apache2 ke user root:wheel &lt;br /&gt;$ sudo chown -R root:wheel apache2 &lt;br /&gt;Ubah permission pada direktori apache2. Karena direktori ini kepemilikannya oleh root:wheel dan supaya bisa diakses oleh group www, kita ijinkan group www ini membaca dan mengeksekusi file-file di bawahnya. &lt;br /&gt;$ sudo chmod 755 apache2 &lt;br /&gt;Selanjutnya pada direktori apache2 ini hanya akan mengijinkan user root saja untuk dapat membaca dan menulisinya dengan mengubah permission menjadi: &lt;br /&gt;$ sudo chmod -R 600 apache2/* &lt;br /&gt;Hanya user root saja yang dapat mengakses seluruh direktori yang berada di bawah direktori apache2: &lt;br /&gt;$ sudo chmod -R u+X apache2&lt;br /&gt;$ cd apache2 &lt;br /&gt;Ubah kepemilikan direktori binary Apache ke user root: &lt;br /&gt;$ sudo chmod -R u+x bin &lt;br /&gt;Direktori cgi-bin juga berisi file-file binari. Hanya mengijinkan user root dan group www saja yang bisa mengaksesnya. &lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www cgi-bin&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R u+x,g+x cgi-bin &lt;br /&gt;Web server akan membaca direktori icons, maka ubah pula kepemilikannya agar bisa dibaca oleh group www. &lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www icons&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R g+rX icons &lt;br /&gt;Ubah juga permission direktori logs: &lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www logs&lt;br /&gt;$ sudo chmod g+wX logs &lt;br /&gt;Terakhir ubah kepemilikan direktori htdocs agar bisa dibaca oleh publik. Direktori ini nanti merupakan tempat menyimpan file-file web yang akan ditampilkan pada browser. Akses penulisan ke direktori ini hanya dibatasi kepada user root saja. &lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www htdocs&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R g+rX htdocs &lt;br /&gt;Karena menginstall Apache dari source file. Kita harus membuat sendiri startup script-nya agar dapat dieksekusi oleh server pada saat booting. Start up script diletakkan di direktori /usr/local/etc/rc.d. Startup script dapat didownload di sini: Apache-2 FreeBSD Startup Script &lt;br /&gt;Kemudian tambahkan dua baris berikut pada file /etc/rc.conf: &lt;br /&gt;apache2_enable=”YES”&lt;br /&gt;apache2_flags=”-DSSL” &lt;br /&gt;Ubah permission file start up script menjadi: &lt;br /&gt;$ sudo chmod 555 /usr/local/etc/rc.d/apache.sh &lt;br /&gt;Jalankan file tersebut untuk mengaktifkan daemon httpd: &lt;br /&gt;$ sudo /usr/local/etc/rc.d/apache.sh start &lt;br /&gt;Periksa apakah daemon httpd sudah aktif dengan command ps ax: &lt;br /&gt;$ ps ax | grep httpd &lt;br /&gt;33549 ?? Ss 0:12.88 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL&lt;br /&gt;33550 ?? I 0:00.43 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL&lt;br /&gt;33551 ?? I 0:00.40 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL&lt;br /&gt;33552 ?? I 0:00.32 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL &lt;br /&gt;Bila output di console Anda sudah seperti di atas, selamat! Anda sudah berhasil menginstall web server pada server Anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6492287655130338980-709629308887235805?l=suyanti-widi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/feeds/709629308887235805/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6492287655130338980&amp;postID=709629308887235805' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/709629308887235805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/709629308887235805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/2009/11/membuat-server-dengan-freebsd.html' title='Membuat Server Dengan FreeBSD'/><author><name>"Z_YaNt!E"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14118828300064513924</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6492287655130338980.post-5596541656007529626</id><published>2009-02-27T02:06:00.000-08:00</published><updated>2009-02-27T02:39:20.650-08:00</updated><title type='text'>CaRa MemBuAt  WeB sErver DeNgaN OpEnSuSe</title><content type='html'>CARA MEMBUAT WEB SERVER DENGAN OPENSUSE &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menginstall software tambahan pada Linux OpenSuSe anda, maka anda memerlukan CD/DVD Linux OpenSuSe Installer, biasanya kalau media CD memuat sampai 5 CD untuk Installer dan tambahan paket program softwarenya, jika anda memulai menginstall paket-paket rpm software yang dibutuhkan seperti libxml,xmms, thunderbird, biasanya anda memulainya dengan langkah :klik tombol KMenu - System - YAST kemudian pilih Software lalu pilih software management kemudian pada kolom search isikan paket yang akan anda install misalkan XMMS kemudian tekan enter dan pilih paket software yang diperlukan kemudian tekan tombol continue maka komputer akan memprosesnya dan dibutuhkan CD installer, maka anda harus memasukan CD installer yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menginstall software tambahan pada Linux OpenSuSe anda, maka anda memerlukan CD/DVD Linux OpenSuSe Installer, biasanya kalau media CD memuat sampai 5 CD untuk Installer dan tambahan paket program softwarenya, jika anda memulai menginstall paket-paket rpm software yang dibutuhkan seperti libxml,xmms, thunderbird, biasanya anda memulainya dengan langkah :klik tombol KMenu - System - YAST kemudian pilih Software lalu pilih software management kemudian pada kolom search isikan paket yang akan anda install misalkan XMMS kemudian tekan enter dan pilih paket software yang diperlukan kemudian tekan tombol continue maka komputer akan memprosesnya dan dibutuhkan CD installer, maka anda harus memasukan CD installer yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika setiap menginstall paket rpm dibutuhkan CD installer, maka apabila komputer linux anda terhubung dengan jaringan dan tanpa dilengkapi CD-ROM maka akan merepotkan sekali, apalagi kalau jumlah PC-nya banyak sekali, maka dari itu buatlah Repositori untuk memenuhi kebutuhan linux OpenSuSe anda dijaringan. caranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* langkah pertama, download cd iso linux OpenSuse 10.2 di Internet sebanyak 5 CD iso ( openSUSE-10.2-GM-i386-CD1.iso, openSUSE-10.2-GM-i386-CD2.iso, openSUSE-10.2-GM-i386-CD3.iso, openSUSE-10.2-GM-i386-CD4.iso, openSUSE-10.2-GM-i386-CD5.iso ), setelah itu simpan pada komputer yang akan dijadikan Repositori untuk kebutuhan jaringan anda, bisa di komputer dengan Op. Sys. Windows XP ataupun dengan sesama Op. Sys. Linux OpenSuSe 10.2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Langkah Kedua, setelah anda menyimpan CD iso tersebut di harddisk anda maka lakukan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&gt;jika anda menyimpannya pada Windows XP lakukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Copy file iso tersebut pada partisi hardisk yang anda inginkan misal di folder D:\Repositori\linuxsuse10.2 (buatlah folder Repositori dan linuxsuse jika belum ada) kemudian copy file iso pada folder tersebut dan lakukan sharing pada folder Repositori tersebut supaya bisa dibaca oleh jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu pada linux OpenSuSe 10.2 anda lakukan instalasi Source dengan YAST, langkahnya klik tombol KMenu - System - YAST kemudian pilih Software lalu pilih Instalation Source maka akan tampilan jendela Configure software Catalogs lalu pada pilihan URL devices Cdrom bikin statusnya off dengan cara mengklik tombol source setting setelah itu baru tekan tombol Add akan tampil jendela Media Type, kemudian pilihlah SMB/CIFS tekan tombol Next, maka akan muncul jendela server and Directory pada kolom Server name isikan ip-address komputer yang dijadikan repositori tadi contoh: 192.168.0.10 kemudian pada kolom Share isikan nama folder yang di sharing tadi yaitu Repositori kemudian pada Path to Directory or ISO Image isikan path address dimana anda tadi meletakan file iso yaitu /linuxsuse 10.2/openSUSE-10.2-GM-i386-CD1.iso kemudian pada pilihan ISO image diberikan tanda centang, pada pilihan Anonymous hapus tanda centangnya lalu pada kolom User Name isikan user komputer windows xp tadi contoh: Administrator lalu isikan password pada kolom password setelah itu tekan tombol OK, tunggulah linux anda akan membuat link file iso tadi (creating Source iso), setelah selesai pada License Agrement pilih Yes, I agree .. kemudian tekan Next, lihatlah sekarang pada jendela Configure Software Catalog akan ada tambahan pada URL iso///?iso=openSUSE-10.2-GM-i386-CD1.iso&amp;url=smb/CIFS//192.168.0.10/D:\Repositori\linuxsuse10.2 lalu sekarang coba anda menginstall kembali paket software openSuSe 10.2 dengan software management seperti langkah diatas maka setelah anda menuliskan paket pada kolom search contoh XMMS kemudian tekan Enter kemudian pilih/centang paket software yang diinginkan setelah anda menekan tombol continue maka anda sekarang tidak diminta memasukan cd installer openSuSe lagi, otomatis linux anda akan mengarah ke folder Repositori tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&gt; jika anda menyimpannya pada Linux OpenSuSe lakukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Copy file iso tersebut pada partisi hardisk yang anda inginkan misalkan pada /home/denot/sourcelinuxsuse10.2 setelah itu anda cukup mengaktifkan NFS server pada YAST pada PC yang menyimpan file iso tadi,langkahnya sebagai berikut: klik tombol KMenu - System - YAST kemudian pilih Network service lalu pilih NFS Server setelah muncul jendela NFS Server Configuration pilih Start pada menu NFS Server kemudian tekan tombol Next, kemudian pada jendela Directories to Export pilih tombol Add Directory lalu tekan tombol Browse untuk mencari letak folder dimana anda menyimpan file iso tadi, yaitu di /home/denot/sourcelinuxsuse10.2 setelah itu tekan tombol Ok, maka akan muncul path atau alamat tadi pada kolom isian jendela Directory to Export tadi kemudian tekan lagi tombol OK, akan muncul jendela informasi pada menu Host Wild Card akan terisi * dan pada menu Options akan terisi ro,root_squash,sync lalu tekan OK, maka pada jendela Directories to Export tadi sekarang terisi alamat/path folder repositori yaitu /home/denot/sourcelinuxsuse10.2 setelah itu tekan tombol finish untuk menyelesaikan settingan repositori tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah sekarang pada komputer linux OpenSuSe yang akan diinstall paket software lakukan setting sebagai berikut untuk mengarahkan Repositori ke komputer yang dijadikan NFS Server tadi: install paket rpm yang dibutuhkan lakukan instalasi Source dengan YAST, langkahnya klik tombol KMenu - System - YAST kemudian pilih Software lalu pilih Instalation Source maka akan tampilan jendela Configure software Catalogs lalu pada pilihan URL devices Cdrom bikin statusnya off dengan cara mengklik tombol source setting setelah itu baru tekan tombol Add akan tampil jendela Media Type, kemudian pilihlah NFS lalu tekan tombol Next, pada jendela NFS Server isikan Server Name yaitu alamat ip-address linux OpenSuse yang dijadikan NFS Server tadi contoh: 192.168.0.20 lalu pada isian kolom Path to Directory or iso Image isikan alamat path tadi yaitu /home/denot/sourcelinuxsuse10.2/openSUSE-10.2-GM-i386-CD1.iso jangan lupa centang pada pilihan ISO Image kemudian tekan tombol Next, tunggulah linux anda sedang melakukan creating iso image, setelah selesai seperti biasa centang pada pilihan yes, I Agree... lalu tekan next, sekarang pada jendela Configure Software Catalogs akan terlihat link baru dengan URL iso///?iso=openSUSE-10.2-GM-i386-CD1.iso&amp;url=nfs//192.168.0.20/home/denot/sourcelinuxsuse10.2 lalu sekarang coba anda menginstall kembali paket software openSuSe 10.2 dengan software management seperti langkah diatas maka setelah anda menuliskan paket pada kolom search contoh XMMS kemudian tekan Enter kemudian pilih/centang paket software yang diinginkan setelah anda menekan tombol continue maka anda sekarang tidak diminta memasukan cd installer openSuSe lagi, otomatis linux anda akan mengarah ke folder Repositori tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6492287655130338980-5596541656007529626?l=suyanti-widi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/feeds/5596541656007529626/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6492287655130338980&amp;postID=5596541656007529626' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/5596541656007529626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/5596541656007529626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/2009/02/cara-membuat-web-server-dengan-opensuse.html' title='CaRa MemBuAt  WeB sErver DeNgaN OpEnSuSe'/><author><name>"Z_YaNt!E"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14118828300064513924</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6492287655130338980.post-1813086129821964035</id><published>2008-11-28T01:33:00.000-08:00</published><updated>2008-11-28T01:36:54.707-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Menginstalasi sumber daya berbagi pakai pada jaringan komputer&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber daya Internet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut diagram sederhana yang menjelaskan bagaimana sambungan internet dihadirkan ke dalam kantor atau rumah anda, menggunakan jaringan yang mendukung kabel UTP dan wireless (hybrid) dengan sharing gateway menggunakan sebuah PC server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menginstalasi sumber daya berbagi pakai pada jaringan komputer&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber daya Internet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut diagram sederhana yang menjelaskan bagaimana sambungan internet dihadirkan ke dalam kantor atau rumah anda, menggunakan jaringan yang mendukung kabel UTP dan wireless (hybrid) dengan sharing gateway menggunakan sebuah PC server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah jaringan komputer adalah prosedur beserta berbagai metode teknis untuk saling menghubungkan berbagai alat dan sumber daya komputer yang ada (interkoneksi), sehingga dapat saling bertukar data atau bertukar informasi, dengan menggunakan sumber daya dalam jaringan yang ada secara bersama-sama. Misalnya seseorang dapat menggunakan layanan internet dengan satu line telepon (Dial Up atau ISDN) berikut satu internet account dari provider. Untuk kemudian diatur sedemikian rupa, sehingga semua orang dalam kantor dapat menikmati fasilitas internet yang dibagi-bagi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah awalnya Internet dikenal sebagai suatu wadah bagi para peneliti untuk saling bertukar informasi yang kemudian dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan komersil sebagai sarana bisnis mereka. Saat ini pengguna Internet tersebar di seluruh dunia dengan jumlah mencapai lebih dari 250 juta orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet bekerja dengan cara yang rumit dan tersusun atas berbagai macam protocol, akan tetapi protocol utama yang bekerja adalah TCP/IP dengan OSI layer-nya yang terkenal. Disini kita tidak perlu terlalu berteori terlalu panjang mengenai basic protocol ini, tetapi dengan beberapa gambar display dan sedikit penjelasan anda akan siap menjadi seorang pakar dalam bisinis jaringan ini... semoga...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.cisco.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panduan praktis ini memberikan gambaran kepada teknisi jaringan, manajer network, dan end user, yang membutukan pengertian teknis dan non-teknis mengenai perencanaan sampai implementasi grand design networking dan internet connection. Sehingga dapat memahami kebutuhan suatu jaringan dan berbagai prasyarat untuk membuat suatu jaringan sesuai dengan kebutuhannya. Setelah melewati tahap perencanaan dan mengatahui kebutuhan jaringannya, Panduan praktis ini juga berisi prosedur untuk menghubung-hubungkan berbagai media network backbone yang telah dipilih tersebut, Sehingga jaringan menjadi bekerja (Up and Running) siap untuk menangani kebutuhan komputasi terdistribusi yang sangat tinggi pada saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik mengenai networking ini sangat luas sekali, pada kenyataannya terdapat banyak sekali protokol berbeda untuk dapat membuat suatu jaringan komputer dapat bekerja. Protokol bersifat umum dan didefinisikan sebagai : teknologi, algoritma, konsep dengan puluhan bahkan ratusan peripheral pendukung protokol tersebut yang harus dipelajari agar jaringan tersebut dapat bekerja. Untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kita mulai saja. Dari gambar-gambar diatas, telah jelas bahwa sebuah koneksi jaringan harus mematuhi layer-layer dari bawah sampai keatas, layer yang ada di atas membutuhkan layer yang ada di bawahnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;Layer 1 "physical" : adalah koneksi menggunakan medium entah kabel, wireless, fiber optic, coaxial. Yang dipentingkan adalah terminasi dan koneksi tersebut harus baik dan mempertimbangkan db loss of signal dari sambungan yang terbentuk harus diusahakan serendah mungkin.&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;Layer 2 "data link" : dikenal juga sebagai logical link control (LLC). Layer 1 adalah pasif defice only, artinya tidak ada pengidentitasan (pengenalan) komputer dalam jaringan yang sangat penting kaidahnya; Layer 2 menggunakan jargon addressing (atau penamaan). Layer 1 hanya dapat mengenali jumlah bits yang running melewati medium; Layer 2 menggunakan framing mengorganisasi bits-bits ini. Layer 2 berfungsi menyesuaikan fungsi ini dengan menggunakan system yang kita kenal sebagai Media Access Control (MAC). Active device pada section ini adalah : Switch-Hub, Kartu jaringan atau biasa dikenal sebagai Network Interface Card (NIC). JSedikit tambahan untuk data link layer ini, Setiap active device yang yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layer 3 "Network" : adalah kunci dari prinsip tcp/ip ini, buat yang gemar mengeset router dan active device lainnya sebenarnya anda bermain-main dengan pada layer ini. Disini dikenal jargon-jargon baru seperti : Encapsulation, ATM (Asynchronous Transfer Method), Protocol-protocol pada Wide Area Network (WAN) seperti HDLC, Point to Point Protocol (PPP),&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesemua alat-alat ini pula di interkoneksikan dengan cara yang sangat kompleks. Sehingga akan menjadi mustahil untuk menjelaskan bagaimana satu protokol TCP/IP ini bekerja dengan protokol lain, tanpa terlebih dahulu menjelaskan dasar teori kedua protokol tersebut. Panduan praktis ini mencoba untuk menyederhanakan berbagai kompleksitas diatas, Kemudian dari kekurangan-kekurangan penjelasan yang ditemui dalam isi panduan ini, maka diharapkan kepada pembaca untuk dapat melengkapi sendiri, dengan acuan pada sumber lain untuk mendapatkan pengertian keseluruhan tentang Network atau jaringan komputer ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;_________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Driver database Powered by OprekPC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6492287655130338980-1813086129821964035?l=suyanti-widi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/feeds/1813086129821964035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6492287655130338980&amp;postID=1813086129821964035' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/1813086129821964035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/1813086129821964035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/2008/11/menginstalasi-sumber-daya-berbagi-pakai.html' title=''/><author><name>"Z_YaNt!E"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14118828300064513924</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6492287655130338980.post-1666434416555867207</id><published>2008-11-28T01:07:00.000-08:00</published><updated>2008-11-28T01:11:44.431-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Perangkat Lunak Bebas/Open Source (PLB/OS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PLB/OS (umpama editor emacs dan kompilator gcc), mulai diperkenalkan di lingkungan UI pada pertengahan tahun 1980-an. Distribusi GNU/Linux SLS (eksperimental), mulai diperkenalkan pada tahun 1992. Saat kernel Linux mencapai kematangan (1994), UI mulai memanfaatkan GNU/ Linux secara operasional/ produksi (Slackware, kernel 1.0.8). Bahkan, sejak tahun 2000, secara de-facto beberapa unit di lingkungan UI mulai menggunakan distribusi Debian GNU/Linux. sebagai bagian dari perangkat internetnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perangkat Lunak Bebas/Open Source (PLB/OS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PLB/OS (umpama editor emacs dan kompilator gcc), mulai diperkenalkan di lingkungan UI pada pertengahan tahun 1980-an. Distribusi GNU/Linux SLS (eksperimental), mulai diperkenalkan pada tahun 1992. Saat kernel Linux mencapai kematangan (1994), UI mulai memanfaatkan GNU/ Linux secara operasional/ produksi (Slackware, kernel 1.0.8). Bahkan, sejak tahun 2000, secara de-facto beberapa unit di lingkungan UI mulai menggunakan distribusi Debian GNU/Linux. sebagai bagian dari perangkat internetnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanfaatan PLB/OS ini didukung dengan sebuah repositori digital dengan kapasitas 320 Giga Bytes, yaitu:&lt;br /&gt;http://ftp.ui.edu/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam situs tersebut, akan didapatkan PLB/ OS seperti Debian GNU/Linux, Mandrake Linux, Perangkat Lunak GNU, serta banyak dokumentasi bebas lainnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* DE2 - Debian Depok -- sebuah distribusi GNU/ Linux racikan Depok.&lt;br /&gt;* SDN - Sustainable Debian Network -- sebuah distribusi Dokumentasi racikan Depok.&lt;br /&gt;* Informasi Lengkap Debian GNU/Linux.&lt;br /&gt;* Kumpulan Dokumen Bebas&lt;br /&gt;* dan masih banyak lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana Strategis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah diungkapkan, bahwa secara de-facto, PLB/ OS telah digunakan secara meluas sebagai internet server operasional, seperti Email, Web, Router, LDAP, dan lainnya, sejak tahun 1980-an. Sebagai langkah lanjutan, UI akan memasukkan PLB/ OS ini dalam rencana strategisnya. PLB/ OS ini berpotensi untuk pengembangan: User WorkStation (KDE X11), Office Automation (OpenOffice.org), dan Digital Library.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses pengembangan rencana strategis Sistem Informasi, UI memiliki komitmen yang tinggi untuk tidak melakukan gangguan/ pemutusan/ penggantian/ perubahan sistem yang ada/ operasional secara mendadak -- baik sistem yang berbasis PLB mau pun yang bukan PLB.&lt;br /&gt;&lt;&lt;&gt;&gt;&lt;br /&gt;Kontak/ Keterangan Lanjut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Widijanto S. Nugroho, Ph.D. (Direktur Pengembangan dan Pelayanan Sistem Informasi)&lt;br /&gt;Ir. Adhi Yuniarto, M.Kom. (UPT Komputer)&lt;br /&gt;++62 21 786-3419&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6492287655130338980-1666434416555867207?l=suyanti-widi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/feeds/1666434416555867207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6492287655130338980&amp;postID=1666434416555867207' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/1666434416555867207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/1666434416555867207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/2008/11/perangkat-lunak-bebasopen-source-plbos.html' title=''/><author><name>"Z_YaNt!E"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14118828300064513924</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6492287655130338980.post-2693402549890937638</id><published>2008-11-28T01:02:00.000-08:00</published><updated>2008-11-28T01:06:25.003-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Konfigurasi DinamisKomputer-komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows 2003 akan berusaha untuk memperoleh konfigurasi TCP/IP dari sebuah server DHCP pada jaringan Anda berdasarkan default seperti diuraikan pada Gambar 10. Jika suatu konfigurasi TCP/IP statis baru saja diimplementasikan pada sebuah komputer, maka Anda dapat mengimplementasikan suatu konfigurasi TCP/IP dinamis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi DinamisKomputer-komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows 2003 akan berusaha untuk memperoleh konfigurasi TCP/IP dari sebuah server DHCP pada jaringan Anda berdasarkan default seperti diuraikan pada Gambar 10. Jika suatu konfigurasi TCP/IP statis baru saja diimplementasikan pada sebuah komputer, maka Anda dapat mengimplementasikan suatu konfigurasi TCP/IP dinamis.&lt;br /&gt;Untuk mengimplementasikan suatu konfigurasi TCP/IP dinamis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;Klik Start&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;Klik Programs&lt;br /&gt;3.&lt;br /&gt;Klik Connect To&lt;br /&gt;4.&lt;br /&gt;Klik Show All Connections&lt;br /&gt;5.&lt;br /&gt;Klik kanan Local Area Connection&lt;br /&gt;6.&lt;br /&gt;Klik Properties&lt;br /&gt;7.&lt;br /&gt;Pada tab General klik Internet Protocol (TCP/IP)&lt;br /&gt;8.&lt;br /&gt;Klik Properties. Untuk tipe-tipe koneksi yang lain, klik tab Networking&lt;br /&gt;9.&lt;br /&gt;Klik Obtain An IP Address Automatically&lt;br /&gt;10.&lt;br /&gt;Klik OK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi Manual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa server, misalnya DHCP, DNS, dan WINS, harus diberikan suatu alamat IP secara manual. Bila Anda tidak mempunyai sebuah server DHCP pada jaringan Anda, maka Anda harus mengonfigurasi komputer-komputer TCP/IP secara manual agar bisa memakai suatu alamat IP statis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6492287655130338980-2693402549890937638?l=suyanti-widi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/feeds/2693402549890937638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6492287655130338980&amp;postID=2693402549890937638' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/2693402549890937638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/2693402549890937638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/2008/11/konfigurasi-dinamiskomputer-komputer.html' title=''/><author><name>"Z_YaNt!E"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14118828300064513924</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6492287655130338980.post-7570470349620894751</id><published>2008-11-27T23:28:00.000-08:00</published><updated>2008-11-27T23:34:19.076-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>KONFIGURASI TCP/IP STATIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi TCP/IP&lt;br /&gt;Pada titik ini, kartu jaringan Anda sudah terinstall secara fisik pada komputer Anda, dan modul kernel yang relevan sudah dimuat. Anda belum bisa berkomunikasi melalui kartu jaringan Anda, tetapi informasi tentang perangkat jaringan sudah bisa didapatkan dengan ifconfig -a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONFIGURASI TCP/IP STATIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi TCP/IP&lt;br /&gt;Pada titik ini, kartu jaringan Anda sudah terinstall secara fisik pada komputer Anda, dan modul kernel yang relevan sudah dimuat. Anda belum bisa berkomunikasi melalui kartu jaringan Anda, tetapi informasi tentang perangkat jaringan sudah bisa didapatkan dengan ifconfig -a.&lt;br /&gt;# ifconfig -a&lt;br /&gt;eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:A0:CC:3C:60:A4&lt;br /&gt;UP BROADCAST NOTRAILERS RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1&lt;br /&gt;RX packets:110081 errors:1 dropped:0 overruns:0 frame:0&lt;br /&gt;TX packets:84931 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0&lt;br /&gt;collisions:0 txqueuelen:100&lt;br /&gt;RX bytes:114824506 (109.5 Mb) TX bytes:9337924 (8.9 Mb)&lt;br /&gt;Interrupt:5 Base address:0x8400lo Link encap:Local Loopback&lt;br /&gt;inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0&lt;br /&gt;UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1&lt;br /&gt;RX packets:2234 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0&lt;br /&gt;TX packets:2234 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0&lt;br /&gt;collisions:0 txqueuelen:0&lt;br /&gt;RX bytes:168758 (164.8 Kb) TX bytes:168758 (164.8 Kb)&lt;br /&gt;Jika Anda hanya mengetik /sbin/ifconfig tanpa akhiran -a, Anda tidak akan melihat antarmuka eth0, karena kartu jaringan Anda belum memiliki alamat IP yang valid atau rute.&lt;br /&gt;Sementara terdapat berbagai cara untuk melakukan setup dan subnet sebuah jaringan, semuanya bisa dipecah menjadi dua jenis: Statik dan Dinamis. Jaringan statis adalah setup jaringan dimana setiap node (istilah geek untuk sesuatu dengan sebuah alamat IP) selalu memiliki alamat IP yang sama. Jaringan dinamis adalah setup jaringan dimana alamat IP untuk setiap node dikendalikan oleh sebuah server bernama server DHCP.&lt;br /&gt;5.3.1 DHCP&lt;br /&gt;DHCP (atau Dynamic Host Configuration Protocol), adalah sebuah istilah tentang bagaimana sebuah alamat IP diberikan pada sebuah komputer pada saat boot. Ketika klien DHCP melakukan boot, ia meminta sebuah permintaan pada server DHCP Jaringan Area Lokal (LAN) untuk memberikannya sebuah alamat IP. Server DHCP memiliki sebuah pool (atau batas) dari alamat IP yang tersedia. Server akan merespon permintaan ini dengan sebuah alamat IP dari pool, bersama dengan waktu lease. Setelah waktu lease untuk alamat IP yang diberikan sudah kadaluarsa, klien harus menghubungi server kembali dan mengulangi negosiasi.&lt;br /&gt;Klien akan menerima alamat IP dari server dan akan mengkonfigurasi antarmuka yang diminta dengan alamat IP. Terdapat satu cara lain yang digunakan klien DHCP untuk melakukan negosiasi dengan alamat IP yang akan diberikan kepada mereka. Klien akan mengingat alamat IP terakhir yang diberikan, dan akan meminta server memberikan alamat IP tersebut pada klien pada negosiasi selanjutnya. Jika dimungkinkan, server akan melakukannya, tetapi jika tidak, sebuah alamat baru akan diberikan. Negosiasi dilakukan seperti berikut:&lt;br /&gt;Klien: Apakah there Server DHCP tersedia pada LAN?&lt;br /&gt;Server: Ya. Saya.&lt;br /&gt;Klien: Saya membutuhkan sebuah alamat IP.&lt;br /&gt;Server: Anda bisa mengambil 192.168.10.10 untuk 19200 detik.&lt;br /&gt;Klien: Terima kasih.&lt;br /&gt;Klien: Apakah there Server DHCP tersedia pada LAN?&lt;br /&gt;Server: Ya. Saya.&lt;br /&gt;Klien: Saya membutuhkan sebuah alamat IP. Terakhir kali kita berbicara,&lt;br /&gt;kami mendapatkan 192.168.10.10;&lt;br /&gt;Dapatkah saya mendapatkannya kembali?&lt;br /&gt;Server:Ya, Anda bisa (atau Tidak, Anda tidak diperbolehkan; Anda bisa mengambil 192.168.10.12).&lt;br /&gt;Klien: Terima kasih.&lt;br /&gt;Klien DHCP pada Linux adalah /sbin/dhcpcd. Jika Anda membuka /etc/rc.d/rc.inet1 pada editor teks kesayangan Anda, Anda akan melihat bahwa /sbin/dhcpcd dipanggil pada bagian tengah dari script. Hal ini memaksa pembicaraan diatas. dhcpcd juga akan melacak waktu yang tersisa dari lease untuk alamat IP aktual, dan akan menghubungi server DHCP dengan sebuah permintaan untuk memperbarui lease jika diperlukan. DHCP juga dapat mengontrol informasi yang berhubungan, seperti server ntp yang digunakan, rute yang akan dipakai, dll.&lt;br /&gt;Melakukan setting DHCP pada Slackware sangatlah sederhana. Cukup jalankan netconfig dan pilih DHCP. Jika Anda memiliki lebih dari satu NIC dan tidak ingin eth0 dikonfigurasi oleh DHCP, cukup edit berkas /etc/rc.d/rc.inet1.conf dan gantilah variabel untuk NIC Anda menjadi “YES”.&lt;br /&gt;5.3.2 IP Statik&lt;br /&gt;Alamat IP statik adalah alamat tetap yang hanya berubah jika dilakukan secara manual. Alamat ini digunakan pada kasus dimana seorang administrator tidak ingin informasi IP berubah, seperti untuk server internal pada sebuah LAN, sembarang server yang terkoneksi ke Internet, dan router jaringan. Dengan pengalamatan IP statik, Anda memberikan sebuah alamat dan membiarkannya demikian. Mesin lain tahu bahwa Anda akan selalu berada pada alamat IP tersebut dan selalu dapat menghubungi pada alamat tersebut.&lt;br /&gt;5.3.3 /etc/rc.d/rc.inet1.conf&lt;br /&gt;Jika Anda berencana untuk memberi alamat IP pada mesin Slackware baru Anda, Anda bisa melakukannya melalui script netconfig, atau Anda bisa mengedit /etc/rc.d/rc.inet1.conf. Pada /etc/rc.d/rc.inet1.conf , Anda akan melihat:&lt;br /&gt;# Primary network interface card (eth0)&lt;br /&gt;IPADDR[0]=""&lt;br /&gt;NETMASK[0]=""&lt;br /&gt;USE_DHCP[0]=""&lt;br /&gt;DHCP_HOSTNAME[0]=""&lt;br /&gt;Lalu jauh dibawah:&lt;br /&gt;GATEWAY=""&lt;br /&gt;Pada kasus ini, tugas kita hanyalah mengganti informasi yang benar diantara kutip ganda. Variabel ini dipanggil oleh /etc/rc.d/rc.inet1 pada saat boot untuk melakukan setup kartu NIC. Untuk setiap NIC, masukkan informasi IP yang benar, atau letakkan “YES” untuk USE_DHCP. Slackware akan menjalankan antarmuka ini dengan informasi yang diberikan disini sesuai dengan urutan mereka ditemukan.&lt;br /&gt;Variabel DEFAULT_GW menentukan rute default untuk Slackware. Semua komunikasi antara komputer Anda dengan komputer lain pada Internet harus melalui sebuah gerbang (gateway) tersebut jika tidak ada rute lain yang disebutkan. Jika Anda menggunakan DHCP, Anda biasanya tidak perlu memasukkan apapun disini, karena server DHCP akan menentukan gerbang yang akan digunakan.&lt;br /&gt;5.3.4 /etc/resolv.conf&lt;br /&gt;Ok, jadi Anda telah mendapatkan sebuah alamat IP, Anda telah mendapatkan gateway default, Anda mungkin telah memiliki sepuluh juta dollar (berikan saya sebagian), tetapi apa gunanya jika Anda tidak bisa me-resolve nama pada alamat IP? Tidak ada seorangpun yang ingin mengetikkan 72.9.234.112 pada browser web mereka untuk menemukan www.slackbook.org. Bagaimanapun juga, siapakah yang akan mengingat alamat IP tersebut selain pembuatnya? Kita perlu melakukan setup DNS, tetapi bagaimana? Ini dimana /etc/resolv.conf bekerja.&lt;br /&gt;Kemungkinan Anda sudah memiliki opsi yang benar pada /etc/resolv.conf. Jika Anda melakukan setup koneksi jaringan Anda menggunakan DHCP, server DHCP akan melakukan proses update pada berkas ini untuk Anda. (secara teknis, server DHCP hanya memberitahu dhcpcd apa yang akan diletakkan disini, dan ia menurutinya.) Jika Anda perlu mengupdate daftar server DNS Anda secara manual, Anda harus mengedit /etc/resolv.conf. Berikut adalah sebuah contoh:&lt;br /&gt;# cat /etc/resolv.conf&lt;br /&gt;nameserver 192.168.1.254&lt;br /&gt;search lizella.net&lt;br /&gt;Baris pertam sangatlah sederhana. Direktif nameserver memberitahu kita server DNS apa yang digunakan untuk melakukan query. Ini selalu berupa alamat IP. Anda bisa menambahkan sebanyak mungkin. Slackware akan dengan senang hati menguji satu persatu sampai salah satu cocok.&lt;br /&gt;Baris kedua lebih menarik. Direktif search memberikan kita sebuah daftar dari nama domain untuk diasumsikan ketika sebuah permintaan DNS terjadi. Ini mengijinkan Anda untuk menghubungi sebuah mesin hanya dengan bagian pertama dari FQDNnya (Fully Qualified Domain Name). Sebagai contoh, Jika “slackware.com” termasuk dalam rute pencarian Anda, Anda bisa mencapai http://store.slackware.com hanya dengan mengarahkan browser web Anda pada http://store.&lt;br /&gt;# ping -c 1 store&lt;br /&gt;PING store.slackware.com (69.50.233.153): 56 data bytes&lt;br /&gt;64 bytes from 69.50.233.153 : icmp_seq=0 ttl=64 time=0.251 ms&lt;br /&gt;1 packets transmitted, 1 packets received, 0% packet loss&lt;br /&gt;round-trip min/avg/max = 0.251/0.251/0.251 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.3.5 /etc/hosts&lt;br /&gt;Sekarang kita telah memiliki DNS yang bekerja, bagaimana jika kita hendak melewati server DNS kita, atau menambahkan isi DNS untuk sebuah mesin yang tidak pada DNS? Slackware menyertakan berkas /etc/hosts yang berisi daftar nama DNS lokal dan alamat IP yang sesuai.&lt;br /&gt;# cat /etc/hosts&lt;br /&gt;127.0.0.1 localhost locahost.localdomain&lt;br /&gt;192.168.1.101 redtail&lt;br /&gt;172.14.66.32 foobar.slackware.com&lt;br /&gt;Disini Anda bisa melihat bahwa localhost memiliki alamat IP 127.0.0.1 (selalu dipesan untuk localhost), redtail dapat dicapai pada 192.168.1.101, dan foobar.slackware.com adalah 172.14.66.32.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6492287655130338980-7570470349620894751?l=suyanti-widi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/feeds/7570470349620894751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6492287655130338980&amp;postID=7570470349620894751' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/7570470349620894751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/7570470349620894751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/2008/11/konfigurasi-tcpip-statis-konfigurasi.html' title=''/><author><name>"Z_YaNt!E"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14118828300064513924</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6492287655130338980.post-649137429244849293</id><published>2008-11-15T21:28:00.000-08:00</published><updated>2008-11-15T21:30:23.829-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h1 class="firstHeading"&gt;Serat optik&lt;/h1&gt;       &lt;h3 id="siteSub"&gt;Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas&lt;/h3&gt;              &lt;div id="jump-to-nav"&gt;Langsung ke: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Serat_optik#column-one"&gt;navigasi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Serat_optik#searchInput"&gt;cari&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;   &lt;!-- start content --&gt;    &lt;table class="noprint messagebox ambox-content" style=""&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td class="ambox-image"&gt; &lt;div style="width: 52px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Broom_icon.svg" class="image" title="Broom icon.svg"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/2c/Broom_icon.svg/50px-Broom_icon.svg.png" border="0" height="50" width="50" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td class="ambox-text" style="border: medium none ; padding: 0.25em 0.9em; width: 100%;"&gt;&lt;b&gt;Artikel bertopik teknologi informasi ini perlu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Merapikan_artikel" title="Wikipedia:Merapikan artikel"&gt;dirapikan&lt;/a&gt; agar memenuhi standar Wikipedia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;small&gt;Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Wikifisasi" title="Wikipedia:Wikifisasi"&gt;wikifisasi artikel&lt;/a&gt;. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini.&lt;/small&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 152px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Fibreoptic.jpg" class="image" title="Serat optik."&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/49/Fibreoptic.jpg/150px-Fibreoptic.jpg" class="thumbimage" border="0" height="227" width="150" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Fibreoptic.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" height="11" width="15" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Serat optik.&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Serat optik&lt;/b&gt; adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Saluran_transmisi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Saluran transmisi (belum dibuat)"&gt;saluran transmisi&lt;/a&gt; yang terbuat dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kaca" title="Kaca"&gt;kaca&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Plastik" title="Plastik"&gt;plastik&lt;/a&gt; yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cahaya" title="Cahaya"&gt;cahaya&lt;/a&gt; dari suatu tempat ke tempat lain. Cahaya yang ada di dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Serat" title="Serat"&gt;serat&lt;/a&gt; optik sulit keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara. Sumber cahaya yang digunakan adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Laser" title="Laser"&gt;laser&lt;/a&gt; karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Serat optik umumnya digunakan dalam sistem &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Telekomunikasi" title="Telekomunikasi"&gt;telekomunikasi&lt;/a&gt; serta dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pencahayaan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pencahayaan (belum dibuat)"&gt;pencahayaan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sensor" title="Sensor"&gt;sensor&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Optik_pencitraan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Optik pencitraan (belum dibuat)"&gt;optik pencitraan&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Serat optik terdiri dari 2 bagian, yaitu &lt;i&gt;cladding&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;core&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;Cladding&lt;/i&gt; adalah selubung dari core. Cladding mempunyai indek bias lebih rendah dari pada &lt;i&gt;core&lt;/i&gt; akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;h1 class="firstHeading"&gt;Serat optik&lt;/h1&gt;       &lt;h3 id="siteSub"&gt;Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas&lt;/h3&gt;              &lt;div id="jump-to-nav"&gt;Langsung ke: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Serat_optik#column-one"&gt;navigasi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Serat_optik#searchInput"&gt;cari&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;   &lt;!-- start content --&gt;    &lt;table class="noprint messagebox ambox-content" style=""&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td class="ambox-image"&gt; &lt;div style="width: 52px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Broom_icon.svg" class="image" title="Broom icon.svg"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/2c/Broom_icon.svg/50px-Broom_icon.svg.png" border="0" height="50" width="50" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td class="ambox-text" style="border: medium none ; padding: 0.25em 0.9em; width: 100%;"&gt;&lt;b&gt;Artikel bertopik teknologi informasi ini perlu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Merapikan_artikel" title="Wikipedia:Merapikan artikel"&gt;dirapikan&lt;/a&gt; agar memenuhi standar Wikipedia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;small&gt;Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Wikifisasi" title="Wikipedia:Wikifisasi"&gt;wikifisasi artikel&lt;/a&gt;. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini.&lt;/small&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 152px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Fibreoptic.jpg" class="image" title="Serat optik."&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/49/Fibreoptic.jpg/150px-Fibreoptic.jpg" class="thumbimage" border="0" height="227" width="150" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Fibreoptic.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" height="11" width="15" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Serat optik.&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Serat optik&lt;/b&gt; adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Saluran_transmisi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Saluran transmisi (belum dibuat)"&gt;saluran transmisi&lt;/a&gt; yang terbuat dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kaca" title="Kaca"&gt;kaca&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Plastik" title="Plastik"&gt;plastik&lt;/a&gt; yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cahaya" title="Cahaya"&gt;cahaya&lt;/a&gt; dari suatu tempat ke tempat lain. Cahaya yang ada di dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Serat" title="Serat"&gt;serat&lt;/a&gt; optik sulit keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara. Sumber cahaya yang digunakan adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Laser" title="Laser"&gt;laser&lt;/a&gt; karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Serat optik umumnya digunakan dalam sistem &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Telekomunikasi" title="Telekomunikasi"&gt;telekomunikasi&lt;/a&gt; serta dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pencahayaan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pencahayaan (belum dibuat)"&gt;pencahayaan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sensor" title="Sensor"&gt;sensor&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Optik_pencitraan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Optik pencitraan (belum dibuat)"&gt;optik pencitraan&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Serat optik terdiri dari 2 bagian, yaitu &lt;i&gt;cladding&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;core&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;Cladding&lt;/i&gt; adalah selubung dari core. Cladding mempunyai indek bias lebih rendah dari pada &lt;i&gt;core&lt;/i&gt; akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembagian Serat optik dapat dilihat dari 2 macam perbedaan :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Berdasarkan Mode yang dirambatkan :&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Single mode&lt;/i&gt; : serat optik dengan &lt;i&gt;core&lt;/i&gt; yang sangat kecil, diameter mendekati panjang gelombang sehingga cahaya yang masuk ke dalamnya tidak terpantul-pantul ke dinding &lt;i&gt;cladding&lt;/i&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Multi mode&lt;/i&gt;  : serat optik dengan diameter core yang agak besar yang membuat laser di dalamnya akan terpantul-pantul di dinding cladding yang dapat menyebabkan berkurangnya bandwidth dari serat optik jenis ini.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;2. Berdasarkan indeks bias core :&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Step indeks&lt;/i&gt; : pada serat optik step indeks, core memiliki indeks bias yang homogen.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Graded indeks&lt;/i&gt; : indeks bias core semakin mendekat ke arah cladding semakin kecil. Jadi pada graded indeks, pusat core memiliki nilai indeks bias yang paling besar. Serat graded indeks memungkinkan untuk membawa bandwidth yang lebih besar, karena pelebaran pulsa yang terjadi dapat diminimalkan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 182px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Singlemode-optical-fibre.png" class="image" title="Bagian-bagian serat optik jenis single mode"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/4/4e/Singlemode-optical-fibre.png/180px-Singlemode-optical-fibre.png" class="thumbimage" border="0" height="146" width="180" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Singlemode-optical-fibre.png" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" height="11" width="15" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Bagian-bagian serat optik jenis &lt;i&gt;single mode&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;Reliabilitas dari serat optik dapat ditentukan dengan satuan BER (Bit Error Rate). Salah satu ujung serat optik diberi masukan data tertentu dan ujung yang lain mengolah data itu. Dengan intensitas laser yang rendah dan dengan panjang serat mencapai beberapa km, maka akan menghasilkan kesalahan. Jumlah kesalahan persatuan waktu tersebut dinamakan BER. Dengan diketahuinya BER maka, Jumlah kesalahan pada serat optik yang sama dengan panjang yang berbeda dapat diperkirakan besarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Sejarah_perkembangan" id="Sejarah_perkembangan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serat_optik&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=1" title="Sunting bagian: Sejarah perkembangan"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Sejarah perkembangan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Penggunaan cahaya sebagai pembawa informasi sebenarnya sudah banyak digunakan sejak zaman dahulu, baru sekitar tahun 1930-an para ilmuwan Jerman mengawali eksperimen untuk mentransmisikan cahaya melalui bahan yang bernama serat optik. Percobaan ini juga masih tergolong cukup primitif karena hasil yang dicapai tidak bisa langsung dimanfaatkan, namun harus melalui perkembangan dan penyempurnaan lebih lanjut lagi. Perkembangan selanjutnya adalah ketika para ilmuawan Inggris pada tahun 1958 mengusulkan prototipe serat optik yang sampai sekarang dipakai yaitu yang terdiri atas gelas inti yang dibungkus oleh gelas lainnya. Sekitar awal tahun 1960-an perubahan fantastis terjadi di Asia yaitu ketika para ilmuwan Jepang berhasil membuat jenis serat optik yang mampu mentransmisikan gambar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di lain pihak para ilmuwan selain mencoba untuk memandu cahaya melewati gelas (serat optik) namun juga mencoba untuk ”menjinakkan” cahaya. Kerja keras itupun berhasil ketika sekitar 1959 laser ditemukan. Laser beroperasi pada daerah frekuensi tampak sekitar 1014 Hertz-15 Hertz atau ratusan ribu kali frekuensi gelombang mikro.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada awalnya peralatan penghasil sinar laser masih serba besar dan merepotkan. Selain tidak efisien, ia baru dapat berfungsi pada suhu sangat rendah. Laser juga belum terpancar lurus. Pada kondisi cahaya sangat cerah pun, pancarannya gampang meliuk-liuk mengikuti kepadatan atmosfer. Waktu itu, sebuah pancaran laser dalam jarak 1 km, bisa tiba di tujuan akhir pada banyak titik dengan simpangan jarak hingga hitungan meter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekitar tahun 60-an ditemukan serat optik yang kemurniannya sangat tinggi, kurang dari 1 bagian dalam sejuta. Dalam bahasa sehari-hari artinya serat yang sangat bening dan tidak menghantar listrik ini sedemikian murninya, sehingga konon, seandainya air laut itu semurni serat optik, dengan pencahayaan cukup kita dapat menonton lalu-lalangnya penghuni dasar Samudera Pasifik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti halnya laser, serat optik pun harus melalui tahap-tahap pengembangan awal. Sebagaimana medium transmisi cahaya, ia sangat tidak efisien. Hingga tahun 1968 atau berselang dua tahun setelah serat optik pertama kali diramalkan akan menjadi pemandu cahaya, tingkat atenuasi (kehilangan)-nya masih 20 dB/km. Melalui pengembangan dalam teknologi material, serat optik mengalami pemurnian, dehidran dan lain-lain. Secara perlahan tapi pasti atenuasinya mencapai tingkat di bawah 1 dB/km.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tahun 80-an, bendera lomba industri serat optik benar-benar sudah berkibar. Nama-nama besar di dunia pengembangan serat optik bermunculan. Charles K. Kao diakui dunia sebagai salah seorang perintis utama. Dari Jepang muncul Yasuharu Suematsu. Raksasa-raksasa elektronik macam ITT atau STL jelas punya banyak sekali peranan dalam mendalami riset-riset serat optik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Time Line Pengembangan Fiber Optik&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1917 Theory of stimulated emission Albert Einstein mengajukanm sebuah teori tentang emisi terangsang dimana jika ada atom dalam tingkatan energi tinggi 1954 "Maser" developed Charles Townes, James Gordon, dan Herbert Zeiger di Columbia University mengembangkankan "maser" yaitu microwave amplification by stimulated emission of radiation, dimana molekul dari gas amonia memperkuat dan menghasilkan gelombang. . Pekerjaan ini menghabiskan waktu tiga tahun sejak ide Townes pada tahun 1951 untuk mengambil manfaat dari osilasi frekuensi tinggi molekular untuk membangkitkan gelombang dengan penjang gelombang pendek pada gelombang radio. 1958 Pengenalan Konsep Laser Townes dan ahli fisika Arthur Schawlow mempublikasikan paper yang menunjukan bahwa maser dapat dibuat untuk dioperasikan pada daerah infra merah dan optik. .Paper ini menjelaskan tentang konsep laser (light amplification by stimulated emission of radiation)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;1960 ditemukannya Continuously operating helium-neon gas laser Laboratorium Riset Bell dan Ali Javan serta koleganya William Bennett, Jr., dan Donald Herriott menemukan sebuah continuously operating helium-neon gas laser. 1960 Ditemukannya Operable laser Theodore Maiman, seorang fisikawan dan insinyur elektro di Hughes Research Laboratories, menemukan operable laser dengan menggunakan sebuah kristal batu rubi sintesis sebagai medium. 1961 Glass fiber demonstration Peneliti industri Elias Snitzer dan Will Hicks mendemontrasikan sinar laser yang diarahkan melalui serat gelas yang tipis. Inti serat gelas tersebut cukup kecil yang membuat cahaya hanya dapat melewati satu bagian saja tetapi banyak ilmuwan menyatakan bahwa serat tidak cocok untuk komunikasi karena rugi rugi cahaya yang terjadi karena melewati jarak yang sangat jauh. 1961 Penggunaan ruby laser untuk keperluan medis Penggunaan laser yang dihasilkan dari batu Rubi yang pertama, Charles Campbell of the Institute of Ophthalmology at Columbia- Presbyterian Medical Center dan Charles Koester of the American Optical Corporation menggunakan prototipe ruby laser photocoagulator untuk menghancurkan tumor pada retina pasien. 1962 Pengembangan Gallium arsenide laser Tiga group riset terkenal yaitu General Electric, IBM, dan MIT’s Lincoln Laboratory secara simultan mengembangkan gallium arsenide laser yang mengkonversikan energi listrk secara langsung ke dalam cahaya infra merah dan perkembangan selanjutnya digunakan untuk pengembangan CD dan DVD player serta penggunaan laser printer. 1963 Heterostructures Ahli fisika Herbert Kroemer mengajukan ide yaitu heterostructures, kombinasi dari lebih dari satu semikonduktor dalam layer-layer untuk mengurangi kebutuhan energi untuk laser dan membantu untuk dapat bekerja lebih efisien. Heterostructures ini nantinya akan digunakan pada telepon seluler dan peralatan elektronik lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;1966 kertas Landmark pada optical fiber Charles Kao dan George Hockham yang melakukan penelitian di Standard Telecommunications Laboratories Inggris mempublikasikan landmark paper yang mendemontrasikan bahwa fiber optik dapat mentransmisikan sinar laser yang sangat sedikit rugi-ruginya jika gelas yang digunakan sangat murni. Dengan penemuan ini kemudian para peneliti lebih fokus pada bagaimana cara memurnikan bahan gelas. 1970 Fiber Optik yang memenuhi standar kemurnian. Ilmuwan Corning Glass Works yaitu Donald Keck, Peter Schultz, dan Robert Maurer melaporkan penemuan fiber optik yang memenuhi standar yang telah ditentukan oleh Kao dan Hockham. Gelas yang paling murni yang dibuat terdiri atas gabungan silika dalam tahap uap dan mampu mengurangi rugi-rugi cahaya kurang dari 20 decibels per kilometer. Pada 1972 tim ini menemukan gelas dengan rugi-rugi cahaya hanya 4 decibels per kilometer. Juga pada tahun 1970, Morton Panish dan Izuo Hayashi dari Bell Laboratories dengan tim Ioffe Physical Institute di Leningrad, mendemontrasikan semiconductor laser yang dapat dioperasikan pada temperatur ruang. Kedua penemuan tersebut merupakan terobosan dalam komersialisasi penggunaan fiber optik. 1973 Proses Chemical vapor deposition John MacChesney dan Paul O. Connor pada Bell Laboratories mengembangkan proses chemical vapor deposition process yang memanaskan uap kimia dan oksigen ke bentuk ultratransparent glass yang dapat diproduksi masal ke dalam fiber optik yang mempunyai rugi-rugi sangat kecil. 1975 Komersialisasi Pertama dari semiconductor laser Insinyur pada Laser Diode Labs mengembangkan semiconductor laser komersial pertama yang dapat dioperasikan pada suhu kamar. 1977 Perusahaan telepon menguji coba penggunaan fiber optic Perusahaan telepon memulai penggunaan fiber optik yang membawa lalu lintas telepon. GTE membuka jalur antara Long Beach dan Artesia, California, yang menggunakan transmisi light-emitting diode. Bell Labs mendirikan sambungan yang sama pada sistem telepon di Chicago dengan jarak 1,5 mil di bawah tanah yang menghubungkan 2 s switching station.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1980 Sambungan Fiber-optic telah ada di Kota kota besar di Amerika AT&amp;amp;T mengumumkan akan menginstal fiber-optic yang menghubungkan kota kota antara Boston dan Washington D.C. kemudian dua tahun kemudian MCI mengumumkan untuk melakukan hal yang sama. 1987 "Doped" fiber amplifiers David Payne di University of Southampton memperkenalkan fiber amplifiers yang dikotori oleh elemen erbium. optical amplifiers abru ini mampu menaikan sinyal cahaya tanpa harus mengkonversikan terlebih dahulu ke dalam energi listrik. 1988 Kabel Pertama Transatlantic Fiber-Optic Kabel Translantic yang pertama menggunakan fiber glass yang sangat transparan sehingga repeater hanya dibutuhkanb ketika sudah mencapai 40mil. 1991 Optical Amplifiers Emmanuel Desurvire di Bell Laboratories serta David Payne dan P. J. Mears dari University of Southampton mendemontrasikan optical amplifiers yang terintegrasi dengan kabel fiber optic tersebut. Keuntungannya adalah dapat membawa informasi 100 kali lebih cepat dari pada kabel electronic amplifier. 1996 optic fiber cable yang menggunakan optical amplifiers ditaruh di samudera pasifik TPC-5, sebuah optic fiber merupakan fiber optic pertama yang menggunakan optical amplifiers. Kabel ini melewati samudera pasifik mulai dari San Luis Obispo, California, ke Guam, Hawaii, dan Miyazaki, Japan, dan kembali ke Oregon coast dan mampu untuk menangani 320,000 panggilan telepon. 1997 Fiber Optic menghubungkan seluruh dunia Fiber Optic Link Around the Globe (FLAG) menjadi jaringan abel terpanjang di seluruh dunia yang menyediakan infrastruktur untuk generasi internet terbaru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Generasi Perkembangan Serat Optik&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan penggunaannya maka sistem komunikasi serat optik (SKSO) dibagi menjadi 4 tahap generasi yaitu :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Generasi pertama (mulai 1975) Sistem masih sederhana dan menjadi dasar bagi sistem generasi berikutnya, terdiri dari : alat encoding : mengubah input (misal suara) menjadi sinyal listrik transmitter : mengubah sinyal listrik menjadi sinyal gelombang, berupa LED dengan panjang gelombang 0,87 mm. serat silika : sebagai penghantar sinyal gelombang repeater : sebagai penguat gelombang yang melemah di perjalanan receiver : mengubah sinyal gelombang menjadi sinyal listrik, berupa fotodetektor alat decoding : mengubah sinyal listrik menjadi output (misal suara) Repeater bekerja melalui beberapa tahap, mula-mula ia mengubah sinyal gelombang yang sudah melemah menjadi sinyal listrik, kemudian diperkuat dan diubah kembali menjadi sinyal gelombang. Generasi pertama ini pada tahun 1978 dapat mencapai kapasitas transmisi sebesar 10 Gb.km/s.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2 Generasi kedua (mulai 1981)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mengurangi efek dispersi, ukuran teras serat diperkecil agar menjadi tipe mode tunggal. Indeks bias kulit dibuat sedekat-dekatnya dengan indeks bias teras. Dengan sendirinya transmitter juga diganti dengan diode laser, panjang gelombang yang dipancarkannya 1,3 mm. Dengan modifikasi ini generasi kedua mampu mencapai kapasitas transmisi 100 Gb.km/s, 10 kali lipat lebih besar daripada generasi pertama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Generasi ketiga (mulai 1982)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terjadi penyempurnaan pembuatan serat silika dan pembuatan chip diode laser berpanjang gelombang 1,55 mm. Kemurnian bahan silika ditingkatkan sehingga transparansinya dapat dibuat untuk panjang gelombang sekitar 1,2 mm sampai 1,6 mm. Penyempurnaan ini meningkatkan kapasitas transmisi menjadi beberapa ratus Gb.km/s.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Generasi keempat (mulai 1984)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dimulainya riset dan pengembangan sistem koheren, modulasinya yang dipakai bukan modulasi intensitas melainkan modulasi frekuensi, sehingga sinyal yang sudah lemah intensitasnya masih dapat dideteksi. Maka jarak yang dapat ditempuh, juga kapasitas transmisinya, ikut membesar. Pada tahun 1984 kapasitasnya sudah dapat menyamai kapasitas sistem deteksi langsung. Sayang, generasi ini terhambat perkembangannya karena teknologi piranti sumber dan deteksi modulasi frekuensi masih jauh tertinggal. Tetapi tidak dapat disangkal bahwa sistem koheren ini punya potensi untuk maju pesat pada masa-masa yang akan datang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Generasi kelima (mulai 1989)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada generasi ini dikembangkan suatu penguat optik yang menggantikan fungsi repeater pada generasi-generasi sebelumnya. Sebuah penguat optik terdiri dari sebuah diode laser InGaAsP (panjang gelombang 1,48 mm) dan sejumlah serat optik dengan doping erbium (Er) di terasnya. Pada saat serat ini disinari diode lasernya, atom-atom erbium di dalamnya akan tereksitasi dan membuat inversi populasi*, sehingga bila ada sinyal lemah masuk penguat dan lewat di dalam serat, atom-atom itu akan serentak mengadakan deeksitasi yang disebut emisi terangsang (stimulated emission) Einstein. Akibatnya sinyal yang sudah melemah akan diperkuat kembali oleh emisi ini dan diteruskan keluar penguat. Keunggulan penguat optik ini terhadap repeater adalah tidak terjadinya gangguan terhadap perjalanan sinyal gelombang, sinyal gelombang tidak perlu diubah jadi listrik dulu dan seterusnya seperti yang terjadi pada repeater. Dengan adanya penguat optik ini kapasitas transmisi melonjak hebat sekali. Pada awal pengembangannya hanya dicapai 400 Gb.km/s, tetapi setahun kemudian kapasitas transmisi sudah menembus harga 50 ribu Gb.km/s.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Generasi keenam&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada tahun 1988 Linn F. Mollenauer memelopori sistem komunikasi soliton. Soliton adalah pulsa gelombang yang terdiri dari banyak komponen panjang gelombang. Komponen-komponennya memiliki panjang gelombang yang berbeda hanya sedikit, dan juga bervariasi dalam intensitasnya. Panjang soliton hanya 10-12 detik dan dapat dibagi menjadi beberapa komponen yang saling berdekatan, sehingga sinyal-sinyal yang berupa soliton merupakan informasi yang terdiri dari beberapa saluran sekaligus (wavelength division multiplexing). Eksperimen menunjukkan bahwa soliton minimal dapat membawa 5 saluran yang masing-masing membawa informasi dengan laju 5 Gb/s. Cacah saluran dapat dibuat menjadi dua kali lipat lebih banyak jika dibunakan multiplexing polarisasi, karena setiap saluran memiliki dua polarisasi yang berbeda. Kapasitas transmisi yang telah diuji mencapai 35 ribu Gb.km/s.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cara kerja sistem soliton ini adalah efek Kerr, yaitu sinar-sinar yang panjang gelombangnya sama akan merambat dengan laju yang berbeda di dalam suatu bahan jika intensitasnya melebihi suatu harga batas. Efek ini kemudian digunakan untuk menetralisir efek dispersi, sehingga soliton tidak akan melebar pada waktu sampai di receiver. Hal ini sangat menguntungkan karena tingkat kesalahan yang ditimbulkannya amat kecil bahkan dapat diabaikan. Tampak bahwa penggabungan ciri beberapa generasi teknologi serat optik akan mampu menghasilkan suatu sistem komunikasi yang mendekati ideal, yaitu yang memiliki kapasitas transmisi yang sebesar-besarnya dengan tingkat kesalahan yang sekecil-kecilnya yang jelas, dunia komunikasi abad 21 mendatang tidak dapat dihindari lagi akan dirajai oleh teknologi serat optik.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6492287655130338980-649137429244849293?l=suyanti-widi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/feeds/649137429244849293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6492287655130338980&amp;postID=649137429244849293' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/649137429244849293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/649137429244849293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/2008/11/serat-optik-dari-wikipedia-bahasa.html' title=''/><author><name>"Z_YaNt!E"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14118828300064513924</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6492287655130338980.post-553407302529802004</id><published>2008-11-15T20:43:00.001-08:00</published><updated>2008-11-15T20:50:57.303-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;a href="http://alyauma.wordpress.com/2007/03/02/cara-membuat-antena-kaleng-wi-fi/" rel="bookmark" title="Panduan membuat antena kaleng (Wi-Fi)"&gt;Panduan membuat antena kaleng (Wi-Fi)&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;      &lt;div class="postinfo"&gt; Ditulis pada &lt;span class="postdate"&gt;Maret 2, 2007&lt;/span&gt; oleh Hari Sudibyo     &lt;/div&gt;             &lt;p&gt; &lt;a href="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/kaleng.JPG" title="Panduan Membuat Antena Kaleng"&gt;&lt;img src="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/kaleng.JPG?w=162&amp;amp;h=249" alt="Panduan Membuat Antena Kaleng" height="249" width="162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/antena-sudah-jadi.jpg" title="Antena sudah jadi"&gt;&lt;img src="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/antena-sudah-jadi.jpg?w=271&amp;amp;h=249" alt="Antena sudah jadi" height="249" width="271" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemarin saya dan mas lilik suheri (UPT Team) sengaja membuat dokumentasi pembuatan antena kaleng. Tutorial ini sangat panjang dan tidak mungkin saya tuliskan di blog ini karena &lt;em&gt;bandwidth limited&lt;/em&gt; (bandwidth orang Indonesia). Tapi sebagai panduan sebelum Anda merencanakan membuat atau mendownload tutorial ini baca penjelasan berikut ini.&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;a href="http://alyauma.wordpress.com/2007/03/02/cara-membuat-antena-kaleng-wi-fi/" rel="bookmark" title="Panduan membuat antena kaleng (Wi-Fi)"&gt;Panduan membuat antena kaleng (Wi-Fi)&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;      &lt;div class="postinfo"&gt; Ditulis pada &lt;span class="postdate"&gt;Maret 2, 2007&lt;/span&gt; oleh Hari Sudibyo     &lt;/div&gt;             &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt; &lt;a href="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/kaleng.JPG" title="Panduan Membuat Antena Kaleng"&gt;&lt;img src="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/kaleng.JPG?w=162&amp;amp;h=249" alt="Panduan Membuat Antena Kaleng" height="249" width="162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/antena-sudah-jadi.jpg" title="Antena sudah jadi"&gt;&lt;img src="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/antena-sudah-jadi.jpg?w=271&amp;amp;h=249" alt="Antena sudah jadi" height="249" width="271" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemarin saya dan mas lilik suheri (UPT Team) sengaja membuat dokumentasi pembuatan antena kaleng. Tutorial ini sangat panjang dan tidak mungkin saya tuliskan di blog ini karena &lt;em&gt;bandwidth limited&lt;/em&gt; (bandwidth orang Indonesia). Tapi sebagai panduan sebelum Anda merencanakan membuat atau mendownload tutorial ini baca penjelasan berikut ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-111"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt; Pertama&lt;/strong&gt;, untuk dapat mendownload file ini Anda harus bergabung dulu di &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/sunatan"&gt;Yahoo Sunatan &lt;/a&gt;atau kalau tidak mau bergabung silakan cari di &lt;a href="http://dosen.amikom.ac.id/" title="Cari yang namanya Hari Sudibyo" target="_blank"&gt;AMIKOM&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;, tetapkan tujuan di area mana Anda berada. Jika Anda berada di wilayah &lt;em&gt;Hot Spot Area&lt;/em&gt; yang tidak terproteksi untuk akses internetnya maka Anda sangat cocok untuk membaca tutorial ini dan mengimplementasikannya. Sangat cocok juga bagi mahasiswa yang di kampusnya menyediakan AP (&lt;em&gt;Access Point&lt;/em&gt;), dengan syarat jarak kos dan kampus tidak terlalu jauh. Cocok juga bagi Anda yang ingin mengekplorasi signal Wi-Fi yang ada di angkasa tempat Anda tinggal. Biasanya ada juga Wi-Fi yang aksesnya dibuka untuk umum (kalau Indonesia kelihatannya jarang ada yang seperti ini).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ketiga&lt;/strong&gt;, belilah perangkat berikut di toko elektronik terdekat di kota Anda (kecuali WLAN &lt;em&gt;Card&lt;/em&gt;) untuk membuat antena kaleng.&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Belilah kaleng yang mempunyai diameter 10 centimeter dan panjangnya 33 centimeter (lebih gpp, nanti bisa dipotong). Biasanya kaleng yang mempunyai diameter seperti ini adalah kaleng twister atau astor. Ingat belinya di supermarket jangan di toko komputer atau toko elektronik, harganya sekitar Rp. 11—14.000;-&lt;/li&gt;&lt;li&gt;WLAN Card jenis PCI untuk PC biasa (komputer jangkrik) merk bebas. Punya saya D-Link DWL G510 yang harganya dulu Rp. 380.000, sekarang kira-kira harganya Rp. 340.000 dengan merk terbaru DWL G520.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kabel RG 58 sepanjang 15 meter maksimal, lebih panjang dari itu tidak disarankan karena bisa memperlambat transfer data. Punya saya sendiri panjangnya 7 meter yang tadinya 13 meter.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SMA Connector (bukan anak SMA) harganya Rp. 11.000;-&lt;/li&gt;&lt;li&gt;N Connector atau Socket TNC Segel Chasis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Plug TNC RG 58 CRMPG.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;4 baut dan 4 mur (bukan &lt;a href="http://murniramli.wordpress.com/" target="_blank"&gt;murniramli&lt;/a&gt; lho), untuk lebih jelasnya silakan lihat nota pembelian dibawah.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/nota-pembelian.jpg" title="Nota pembelian"&gt;&lt;img src="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/nota-pembelian.jpg?w=420&amp;amp;h=305" alt="Nota pembelian" height="305" width="420" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt;Keempat&lt;/strong&gt;, Download tutorialnya di &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/sunatan"&gt;Yahoo Sunatan&lt;/a&gt; pada folder file.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Post &lt;/em&gt;ini ada karena banyak yang meminta kepada saya untuk menuliskan kembali artikel pembuatan antena kaleng seperti yang pernah saya tulis di blog lamaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semoga tulisan saya bermanfaat bagi yang memerlukan. Saya minta maaf jika metode penulisan, penggunaan bahasa, dan beberapa istilah yang saya gunakan kurang tepat karena minimnya pengetahuan saya.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p class="alert"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6492287655130338980-553407302529802004?l=suyanti-widi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/feeds/553407302529802004/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6492287655130338980&amp;postID=553407302529802004' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/553407302529802004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/553407302529802004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/2008/11/panduan-membuat-antena-kaleng-wi-fi_15.html' title=''/><author><name>"Z_YaNt!E"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14118828300064513924</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6492287655130338980.post-7353127161796585319</id><published>2008-11-15T20:27:00.000-08:00</published><updated>2008-11-15T20:30:34.363-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h1 align="center"&gt;Cara Merakit Antena Wajanbolic&lt;/h1&gt;&lt;p&gt;Berikut   akan di jelaskan cara mudah merakit wajanbolik yang bisa di rakit   sendiri di rumah,  &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Antena WajanBolic&lt;br /&gt;Kenapa disebut   WajanBolic?&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Wajan : penggorengan, alat dapur buat   masak&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Bolic : parabolic&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;WajanBolic :   Antena parabolic yg dibuat dari wajan&lt;br /&gt;Karena berasal dari wajan   maka kesempurnaannya tidak sebanding dg ntenna parabolic yg   sesungguhnya.&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Artikel versi pdf, bisa di donlot di sini :&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://rapidshare.com/files/114657021/Cara_Merakit_Antena_Wajanbolic.pdf.html" target="_blank"&gt;http://rapidshare.com/files/114657021/Cara_Merakit_Antena_Wajanbolic.pdf.html&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Peralatan dan cara beli   :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt; &lt;strong&gt;Wajan &lt;/strong&gt;Diameter terserah   (&lt;em&gt;lebih besar dan lebih mengkilap lebih bagus&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;Bisa di beli di toko-toko terdekat di kota anda, lebih murah jika anda membeli di hipermart karena pengalaman kami beli di pasar susah dan musti harus tawar menawar, tetapi kalo di hipermart langsung ada harganya, harganya berkisar antar &lt;strong&gt;Rp.30.000 – Rp.   50.000&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pipa PVC 3dim&lt;/strong&gt;, panjang   &lt;strong&gt;30cm&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bisa di beli di toko bangunan terdekat, yang   kita butuhkan adalah 30Cm harga untuk tiap meternya berkisar   &lt;strong&gt;Rp.20.000-Rp.30.000&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dop   &lt;/strong&gt;(tutup Pipa PVC 3dim) 2 buah&lt;br /&gt;Bisa di beli di toko-toko   bangunan terdekat di kota anda, harganya perbuah bekisar Rp.10,000-   Rp.25.000. &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;N konektor (N female)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bisa di beli di &lt;a href="http://pasar.jaylangkung.com/"&gt;http://pasar.jaylangkung.com&lt;/a&gt;    dengan harga Rp. &lt;strong&gt;50.000&lt;/strong&gt;,-&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt; &lt;strong&gt;Alumunium   Foil&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bisa di beli di &lt;a href="http://pasar.jaylangkung.com/"&gt;http://pasar.jaylangkung.com&lt;/a&gt;    dengan harga Rp.30.000,- per-gulung bisa dijadikan lebih dari 10 kali   pembuatan antena wajanbolic&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kawat   Kuningan (tembaga)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bisa di dapet dengan memotong kabel besar (kabel listrik) yang didalemnya ada kawat kuningan berdiameter sekitar 0.5 mili meter&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Baut, Mur&lt;/strong&gt;-nya serta ring nya   ukuran 12 atau lebih besar&lt;br /&gt;Bisa di beli di toko bangunan di perkirakan sesuai kebutuhan anda supaya mounting ke ISP menjadi lebih bagus dan lebih kuat nancepnya ke tiang&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;h1 align="center"&gt;Cara Merakit Antena Wajanbolic&lt;/h1&gt;&lt;p&gt;Berikut   akan di jelaskan cara mudah merakit wajanbolik yang bisa di rakit   sendiri di rumah,  &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Antena WajanBolic&lt;br /&gt;Kenapa disebut   WajanBolic?&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Wajan : penggorengan, alat dapur buat   masak&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Bolic : parabolic&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;WajanBolic :   Antena parabolic yg dibuat dari wajan&lt;br /&gt;Karena berasal dari wajan   maka kesempurnaannya tidak sebanding dg ntenna parabolic yg   sesungguhnya.&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Artikel versi pdf, bisa di donlot di sini :&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://rapidshare.com/files/114657021/Cara_Merakit_Antena_Wajanbolic.pdf.html" target="_blank"&gt;http://rapidshare.com/files/114657021/Cara_Merakit_Antena_Wajanbolic.pdf.html&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Peralatan dan cara beli   :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt; &lt;strong&gt;Wajan &lt;/strong&gt;Diameter terserah   (&lt;em&gt;lebih besar dan lebih mengkilap lebih bagus&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;Bisa di beli di toko-toko terdekat di kota anda, lebih murah jika anda membeli di hipermart karena pengalaman kami beli di pasar susah dan musti harus tawar menawar, tetapi kalo di hipermart langsung ada harganya, harganya berkisar antar &lt;strong&gt;Rp.30.000 – Rp.   50.000&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pipa PVC 3dim&lt;/strong&gt;, panjang   &lt;strong&gt;30cm&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bisa di beli di toko bangunan terdekat, yang   kita butuhkan adalah 30Cm harga untuk tiap meternya berkisar   &lt;strong&gt;Rp.20.000-Rp.30.000&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dop   &lt;/strong&gt;(tutup Pipa PVC 3dim) 2 buah&lt;br /&gt;Bisa di beli di toko-toko   bangunan terdekat di kota anda, harganya perbuah bekisar Rp.10,000-   Rp.25.000. &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;N konektor (N female)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bisa di beli di &lt;a href="http://pasar.jaylangkung.com/"&gt;http://pasar.jaylangkung.com&lt;/a&gt;    dengan harga Rp. &lt;strong&gt;50.000&lt;/strong&gt;,-&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt; &lt;strong&gt;Alumunium   Foil&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bisa di beli di &lt;a href="http://pasar.jaylangkung.com/"&gt;http://pasar.jaylangkung.com&lt;/a&gt;    dengan harga Rp.30.000,- per-gulung bisa dijadikan lebih dari 10 kali   pembuatan antena wajanbolic&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kawat   Kuningan (tembaga)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bisa di dapet dengan memotong kabel besar (kabel listrik) yang didalemnya ada kawat kuningan berdiameter sekitar 0.5 mili meter&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Baut, Mur&lt;/strong&gt;-nya serta ring nya   ukuran 12 atau lebih besar&lt;br /&gt;Bisa di beli di toko bangunan di perkirakan sesuai kebutuhan anda supaya mounting ke ISP menjadi lebih bagus dan lebih kuat nancepnya ke tiang&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Perlengkapan dan cara   Beli&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Solder dengan   timah tembaganya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bisa di dapetkan di toko toko elektronik terdekat di rumah anda, atau biasanya pas waktu beli pipa PVC di toko bangunan kemungkinan ada, Harga berkisar &lt;strong&gt;Rp. 5000   sd Rp. 25.000&lt;/strong&gt; tergantung kualitas   soldernya&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bor &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bisa di beli di   toko bangunan terdekat harga berkisar antara &lt;strong&gt;Rp.200.000 sd Rp.   500.000&lt;/strong&gt; atau kalo dana mepet bisa minta bantuan   &lt;strong&gt;bengkel terdekat &lt;/strong&gt;untuk melubangi   wajannya&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Isolasi bening dan Double&lt;/strong&gt; tape  &lt;br /&gt;Bisa di beli di semua toko di samping kanan atau kiri kita yang   jual double tape&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penggaris &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bisa   di dapetkan di toko toko terdekat di kota anda, masak gak tau..namanya   penggaris... cape’ dehh&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;h1 align="center"&gt;Cara   Membuat &lt;/h1&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kumpulkan   peralatan&lt;/strong&gt; dan perlengkapan diatas (ya pasti lah.. gimana mo   buat kalo kagak ada peralatan... hehehe)&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i258.photobucket.com/albums/hh261/tukijay/1-22.jpg" alt=" " height="600" width="800" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Melubangi Wajan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lubangi wajan dengan ukuran 12 atau 14 sesuai dengan baut mur yang anda beli di bikin 2 lubang untuk memperkuat stand nya pada pipa, untuk melubangi wajan di butuhkan bor, atau kalo gak punya bor anda bisa minta tolong bengkel2 terdekat untuk melubangi sesuai keinginan anda (dulu kita gini  kena biaya sekitar 3000 perlubang) .&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Melubangi DOP&lt;/strong&gt; (tutup Pipa   PVC)&lt;br /&gt;Sekarang dengan ukuran yang sama, buatlah lubang yang sama   juga dengan ukuran 12 atau 14.&lt;img src="http://i258.photobucket.com/albums/hh261/tukijay/12-11.jpg" alt=" " /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Memasang dop ke wajan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pasang   dop yang telah dilubangi ke wajan dengan membaut dop tersebut ke   wajan,&lt;img src="http://i258.photobucket.com/albums/hh261/tukijay/14-7.jpg" alt=" " /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Menentukan jarak feeder&lt;/strong&gt;,atau   daerah bebas alumunium foil&lt;br /&gt;Potong Pipa paralon PVC 3 dim sepanjang 30 cm, kemudian tentukan jarak feedernya dengan melihat rumus antena kaleng dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,29,0" height="0" width="0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://konten.jaylangkung.com/feeder.swf"&gt;&lt;param name="quality" value="high"&gt;&lt;param name="menu" value="false"&gt;&lt;param name="wmode" value=""&gt;&lt;embed src="http://konten.jaylangkung.com/feeder.swf" wmode="" quality="high" menu="false" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" type="application/x-shockwave-flash" height="0" width="0"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt; &lt;br /&gt;&lt;a href="http://konten.jaylangkung.com/feeder.swf" target="_blank" title="rumus Feeder"&gt;http://konten.jaylangkung.com/feeder.swf&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendapatkan   feedernya (daerah bebas alumunium foil) tandai jarak   tersebut.&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Memasang   alumuniumfoil&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah di-tandai, bungkus PVC paralon   dengan dgn aluminium foil pada daerah &lt;strong&gt;selain feeder&lt;/strong&gt;,   klo aluminium foil yang ada tanpa perekat, maka untuk merekatkan nya   bisa menggunakan double tape.&lt;img src="http://i258.photobucket.com/albums/hh261/tukijay/3-24.jpg" alt=" " /&gt;&lt;img src="http://i258.photobucket.com/albums/hh261/tukijay/4-22.jpg" alt=" " /&gt;  &lt;img src="http://i258.photobucket.com/albums/hh261/tukijay/5-17.jpg" alt=" " /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Melubangi pipa serta   Menyolder N konekto&lt;/strong&gt;r,&lt;br /&gt;Tambahkan kawat tembaga pada ujung N konektor dengan cara menyolder kawat tembaga pada ujung N konektor, untuk panjang kawat tembaganya bisa di liat di sini    &lt;a href="http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2calc.php"&gt;http://www.saun  alahti.fi/elepal/antenna2calc.php&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;dengan melihat rumus di   atas, itu &lt;strong&gt;lubangi pipa PVC&lt;/strong&gt; sesuai dengan&lt;br /&gt;kebutuhan (sebesar N konektor)&lt;img src="http://i258.photobucket.com/albums/hh261/tukijay/6-16.jpg" alt=" " /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pasang N konektor ke lubang   tersebut&lt;/strong&gt;, baut kanan kiri-nya&lt;br /&gt;sesuai dengan kebutuhan dan   bisa mancep,&lt;img src="http://i258.photobucket.com/albums/hh261/tukijay/7-13.jpg" alt=" " /&gt;&lt;img src="http://i258.photobucket.com/albums/hh261/tukijay/8-12.jpg" alt=" " /&gt;&lt;img src="http://i258.photobucket.com/albums/hh261/tukijay/9-12.jpg" alt=" " /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Memasang Alumunium foil ke DOP   &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya dop yang masih nganggur di pasang alumunium   foil didalemnya.&lt;img src="http://i258.photobucket.com/albums/hh261/tukijay/10-12.jpg" alt=" " /&gt;&lt;img src="http://i258.photobucket.com/albums/hh261/tukijay/11-9.jpg" alt=" " /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Langkah terakhir adalah &lt;strong&gt;memasang rakitan pipa   pvc&lt;/strong&gt; yang telah&lt;br /&gt;disusun diatas ke dop yang telah di baut   ke wajan, &lt;img src="http://i258.photobucket.com/albums/hh261/tukijay/15-1.jpg" alt=" " /&gt; &lt;img src="http://i258.photobucket.com/albums/hh261/tukijay/16-2.jpg" alt=" " /&gt; &lt;img src="http://i258.photobucket.com/albums/hh261/tukijay/17-2.jpg" alt=" " /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;h2&gt; &lt;/h2&gt;&lt;h1&gt;Lanjutkan tutorial anda memasang wajanbolic &lt;a href="http://jaylangkung.com/?p=59" target="_blank"&gt;disini : http://jaylangkung.com/?p=59&lt;/a&gt; &lt;a href="http://jaylangkung.com/?p=59" target="_blank"&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h1&gt;&lt;h2&gt; &lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6492287655130338980-7353127161796585319?l=suyanti-widi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/feeds/7353127161796585319/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6492287655130338980&amp;postID=7353127161796585319' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/7353127161796585319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/7353127161796585319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/2008/11/cara-merakit-antena-wajanbolic-berikut.html' title=''/><author><name>"Z_YaNt!E"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14118828300064513924</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6492287655130338980.post-7432446588942420011</id><published>2008-11-15T20:22:00.000-08:00</published><updated>2008-11-15T20:23:39.966-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;table class="noprint messagebox ambox-content" style=""&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="ambox-image"&gt;&lt;div style="width: 52px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Broom_icon.svg" class="image" title="Broom icon.svg"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/2c/Broom_icon.svg/50px-Broom_icon.svg.png" border="0" height="50" width="50" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td class="ambox-text" style="border: medium none ; padding: 0.25em 0.9em; width: 100%;"&gt;&lt;b&gt;Artikel ini perlu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Merapikan_artikel" title="Wikipedia:Merapikan artikel"&gt;dirapikan&lt;/a&gt; agar memenuhi standar Wikipedia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;small&gt;Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Wikifisasi" title="Wikipedia:Wikifisasi"&gt;wikifisasi artikel&lt;/a&gt;. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini.&lt;/small&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 212px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Wireless_network.jpg" class="image" title="Notebook yang terhubungkan ke titik akses nirkabel menggunakan sebuah kartu nirkabel PCMCIA."&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/8b/Wireless_network.jpg/210px-Wireless_network.jpg" class="thumbimage" border="0" height="158" width="210" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Wireless_network.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" height="11" width="15" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Notebook yang terhubungkan ke titik akses nirkabel menggunakan sebuah kartu nirkabel &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=PCMCIA&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="PCMCIA (belum dibuat)"&gt;PCMCIA&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Jaringan lokal nirkabel&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;WLAN&lt;/b&gt; adalah suatu jaringan area lokal nirkabel yang menggunakan gelombang radio sebagai media tranmisinya: link terakhir yang digunakan adalah nirkabel, untuk memberi sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area sekitar. Area dapat berjarak dari ruangan tunggal ke seluruh kampus. Tulang punggung jaringan biasanya menggunakan kable, dengan satu atau lebih titik akses jaringan menyambungkan pengguna nirkabel ke jaringan berkabel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;LAN nirkabel adalah suatu jaringan nirkabel yang menggunakan frekuensi radio untuk komunikasi antara perangkat komputer dan akhirnya titik akses yang merupakan dasar dari transiver radio dua arah yang tipikalnya bekerja di bandwith 2,4 GHz (802.11b, 802.11g) atau 5 GHz (802.11a). Kebanyakan peralatan mempunyai kualifikasi Wi-Fi, IEEE 802.11b atau akomodasi IEEE 802.11g dan menawarkan beberapa level keamanan seperti WEP dan atau WPA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;table class="noprint messagebox ambox-content" style=""&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="ambox-image"&gt;&lt;div style="width: 52px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Broom_icon.svg" class="image" title="Broom icon.svg"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/2c/Broom_icon.svg/50px-Broom_icon.svg.png" border="0" height="50" width="50" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td class="ambox-text" style="border: medium none ; padding: 0.25em 0.9em; width: 100%;"&gt;&lt;b&gt;Artikel ini perlu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Merapikan_artikel" title="Wikipedia:Merapikan artikel"&gt;dirapikan&lt;/a&gt; agar memenuhi standar Wikipedia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;small&gt;Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Wikifisasi" title="Wikipedia:Wikifisasi"&gt;wikifisasi artikel&lt;/a&gt;. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini.&lt;/small&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 212px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Wireless_network.jpg" class="image" title="Notebook yang terhubungkan ke titik akses nirkabel menggunakan sebuah kartu nirkabel PCMCIA."&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/8b/Wireless_network.jpg/210px-Wireless_network.jpg" class="thumbimage" border="0" height="158" width="210" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Wireless_network.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" height="11" width="15" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Notebook yang terhubungkan ke titik akses nirkabel menggunakan sebuah kartu nirkabel &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=PCMCIA&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="PCMCIA (belum dibuat)"&gt;PCMCIA&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Jaringan lokal nirkabel&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;WLAN&lt;/b&gt; adalah suatu jaringan area lokal nirkabel yang menggunakan gelombang radio sebagai media tranmisinya: link terakhir yang digunakan adalah nirkabel, untuk memberi sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area sekitar. Area dapat berjarak dari ruangan tunggal ke seluruh kampus. Tulang punggung jaringan biasanya menggunakan kable, dengan satu atau lebih titik akses jaringan menyambungkan pengguna nirkabel ke jaringan berkabel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;LAN nirkabel adalah suatu jaringan nirkabel yang menggunakan frekuensi radio untuk komunikasi antara perangkat komputer dan akhirnya titik akses yang merupakan dasar dari transiver radio dua arah yang tipikalnya bekerja di bandwith 2,4 GHz (802.11b, 802.11g) atau 5 GHz (802.11a). Kebanyakan peralatan mempunyai kualifikasi Wi-Fi, IEEE 802.11b atau akomodasi IEEE 802.11g dan menawarkan beberapa level keamanan seperti WEP dan atau WPA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;table id="toc" class="toc" summary="Daftar isi"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt; &lt;div id="toctitle"&gt; &lt;h2&gt;Daftar isi&lt;/h2&gt;  &lt;span class="toctoggle"&gt;[&lt;a href="javascript:toggleToc()" class="internal" id="togglelink"&gt;sembunyikan&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;ul&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wireless_LAN#WLAN_NIRKABEL"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;1&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;WLAN NIRKABEL&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wireless_LAN#Sejarah"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;2&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Sejarah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wireless_LAN#Kekurangan"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;3&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Kekurangan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wireless_LAN#Keamanan"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;4&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Keamanan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wireless_LAN#Mode_dari_operation"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;5&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Mode dari operation&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wireless_LAN#Titik_Akses_.2F_Klient"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;6&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Titik Akses / Klient&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wireless_LAN#Sistem_Distribusi_Nirkabel"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;7&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Sistem Distribusi Nirkabel&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wireless_LAN#Stasiun_Pengamatan"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;8&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Stasiun Pengamatan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;ul&gt;&lt;li class="toclevel-2"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wireless_LAN#Masalah_kesehatan"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;8.1&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Masalah kesehatan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wireless_LAN#Lihat_pula"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;9&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Lihat pula&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wireless_LAN#Pranala_luar"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;10&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Pranala luar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wireless_LAN#Wireless_Equipment_Manufactures"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;11&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Wireless Equipment Manufactures&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt; //&lt;![CDATA[  if (window.showTocToggle) { var tocShowText = "tampilkan"; var tocHideText = "sembunyikan"; showTocToggle(); }  //]]&gt; &lt;/script&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="WLAN_NIRKABEL" id="WLAN_NIRKABEL"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jaringan_lokal_nirkabel&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=1" title="Sunting bagian: WLAN NIRKABEL"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;WLAN NIRKABEL&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Sejarah" id="Sejarah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jaringan_lokal_nirkabel&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=2" title="Sunting bagian: Sejarah"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Sejarah&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;WLAN diharapkan berlanjut menjadi sebuah bentuk penting dari sambungan di banyak area bisnis. Pasar diharapkan tumbuh sebagai manfaat dari WLAN diketahui. Frost &amp;amp; Sullivan mengestimasikan pasar WLAN akan menjadi 0,3 miiyar dollar AS dalam 1998 dan 1,6 milyar dollar di 2005. Sejauh ini WLAN sudah di-install in universitas-universitas, bandara-bandara, dan tempat umum besar lainnya. Penurunan biaya dari peralatan WLAN jugahas membawanya ke rumah-rumah. Namun, di Inggris UK biaya sangat tinggi dari penggunaan sambungan seperti itu di publik sejauh ini dibatasi untuk penggunaan di tempat tunggu kelas bisnis bandara, dll. Pasar masa depan yang luas diramalkan akan pulih, kantor perusahaan dan area pusat dari kota utama. Kota New York telah memulai sebuah pilot program untuk menyelimuti seluruh distrik kota dengan internet nirkabel. Perangkat WLAN aslinya sangat mahal yang hanya digunakan untuk alternatif LAN kabel di tempat dimana pengkabelan sangat sulit dilakukan atau tidak memungkinkan. Seperti tempat yang sudah dilindungi lama atau ruang kelas, meskipun jarak tertutup dari 802.11b (tipikalnya 30 kaki.) batas dari itu menggunakan untuk gedung kecil. Komponen WLAN sangat cukup mudah untuk digunakan di rumah, dengan banyak di set-up sehingga satu PC (PC orang tua, misalnya) dapat digunakan untuk share sambungan internet dengan seluruh anggota keluarga (pada saat yang sama tetap kontrol akses berada di PC orang tua). Pengembangan utama meliputi solusi spesifik industri and protokol proprietary, tetapi pada akhirn 1990-an digantikan dengan standar, versi jenis utama dari IEEE 802.11 (Wi-Fi) (lihat artikel terpisah) dan HomeRF (2 Mbit/s, disarankan untuk rumah, antahberantahdi Inggris ). Sebuah alternatif ATM-seperti teknologi standar 5 GHz, HIPERLAN, sejauh ini tidak berhasil di pasaran, dan dengan dirilisnya yang lebih cepat 54 Mbit/s 802.11a (5 GHz) dan standar 802.11g (2.4 GHz), hampir pasti tidak mungkin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Kekurangan" id="Kekurangan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jaringan_lokal_nirkabel&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=3" title="Sunting bagian: Kekurangan"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Kekurangan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Masalah kurangnya keamanan dari hubungan nirkabel telah menjadi topik perdebatan. Sistem keamanan yang digunakan oleh WLAN awalnya adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/WEP" title="WEP"&gt;WEP&lt;/a&gt;, tetapi protokol ini hanya menyediakan keamanan yang minimum dikarenakan kekurangannya yang serius. Pilihan lainnya adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/WPA" title="WPA"&gt;WPA&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Transport_Layer_Security" title="Transport Layer Security"&gt;SSL&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=SSH&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="SSH (belum dibuat)"&gt;SSH&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Enkripsi" title="Enkripsi"&gt;enkripsi&lt;/a&gt; piranti lunak lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Keamanan" id="Keamanan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jaringan_lokal_nirkabel&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=4" title="Sunting bagian: Keamanan"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Keamanan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Pada jaringan kabel, satu dapat sering, pada beberapa derajat, akses tutup ke jaringan secara fisik. Jarak geografi dari jaringan nirkabel akan secara signifikan lebih besar lebih sering daripada kantor atau rumah yang dilingkupi; tetangga atau pelanggar arbritrary mungkin akan dapat mencium seluruh lalu lintas dan and mendapat akses non-otoritas sumber jaringan internal sebagaimana internet, secara mungkin mengirim spam or melakukan kegiatan illegal menggunakan IP address pemilik, jika keamanan tidak dibuat secara serius.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa advocate akan melihat seluruh titik akses tersedia secara terbuka available untuk umum, dengan dasar bahwa semua orang akan mendapat manfaat dari mendapat ketika berlalu lintas online.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Mode_dari_operation" id="Mode_dari_operation"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jaringan_lokal_nirkabel&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=5" title="Sunting bagian: Mode dari operation"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Mode dari operation&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Peer-to-peer atau mode ad-hoc Mode ini adalah metode dari perangkat nirkabel untuk secara langsung mengkomunikasikan dengan satu dan lainnya. Operasi di mode ad-hoc memolehkan perangkat nirkabel dengan jarak satu sama lain untuk melihat dan berkomunikasi dalam bentuk peer-to-peer tanpa melibatkan titik akses pusat. mesh Ini secara tipikal digunakan oleh dua PC untuk menghubungkan diri, sehingga yang lain dapat berbagi koneksi Internet sebagai contoh, sebagaimana untuk jaringan nirkabel. Jika kamu mempunyai pengukur kekuatan untuk sinyal masuk dari seluruh perangkat ad-hoc pegukur akan tidak dapat membaca kekuatan tersebut secara akuratr, dan dapat misleading, karena kekuatan berregistrasi ke sinyal terkuat, seperti computer terdekat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Titik_Akses_.2F_Klient" id="Titik_Akses_.2F_Klient"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jaringan_lokal_nirkabel&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=6" title="Sunting bagian: Titik Akses / Klient"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Titik Akses / Klient&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Paling umum adalah titik akses melalui kabel ke internet, dan kemudian menghubungi klien nirkabel (tipikalnya laptops) memasuki Internet melalui titik akses. Hampir seluruh komputer dengan kartu nirkabel dan koneksi kabel ke internet dapat di-set up sebagai Titik Akses, tetapi sekarang ini satu dapat membeli kotak bersangkutan dengan murah. Kotak-kotak ini biasanya berbentuk seperti hub atau router dengan antena, jembatan jaringan nirkabel atau jaringan ethernet kabel. Administrasi dari titik akses (sepeti setting SSID, memasang enkrypsi, dll) biasanya digunakan melalui antarmuka web atau telnet. Jaringan rumah tipikalnya mempunyai sebuah akses stand-alone tersambung kabel misalnya melalui koneksi ADSL, sementara hotspots dan jaringan profesional (misalnya menyediakan tutup nirkabel dalam gedung perkantoran) tipikalnya akan mempunyai titik akses banyak, ditempatkan di titik strategis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Sistem_Distribusi_Nirkabel" id="Sistem_Distribusi_Nirkabel"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jaringan_lokal_nirkabel&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=7" title="Sunting bagian: Sistem Distribusi Nirkabel"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Sistem Distribusi Nirkabel&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Ketika sulit mendapat titik terkabel, hal itu juga mungkin untuk memasang titik akses sebagai repeater.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Stasiun_Pengamatan" id="Stasiun_Pengamatan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jaringan_lokal_nirkabel&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=8" title="Sunting bagian: Stasiun Pengamatan"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Stasiun Pengamatan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Beberapa kartu jaringan nirkabel dapat diset up untuk to memonitor sebuah jaringan dengan menghubungkan ke titik akses atau berkomunikasi sendiri. Hal ini dapat digunakan untuk membersihkan penciuman-activitas teks, atau to enkripsi crack.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6492287655130338980-7432446588942420011?l=suyanti-widi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/feeds/7432446588942420011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6492287655130338980&amp;postID=7432446588942420011' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/7432446588942420011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/7432446588942420011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/2008/11/artikel-ini-perlu-dirapikan-agar.html' title=''/><author><name>"Z_YaNt!E"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14118828300064513924</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6492287655130338980.post-7709187379632791277</id><published>2008-10-29T01:30:00.001-07:00</published><updated>2008-10-29T01:31:15.101-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="post uncustomized-post-template"&gt;&lt;div class="post-body"&gt; &lt;p&gt;Serat optik&lt;br /&gt;Serat optik adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca  atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu  tempat ke tempat lain. Cahaya yang ada di dalam serat optik sulit keluar karena  indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara. Sumber cahaya  yang digunakan adalah laser karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit.  Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan  sebagai saluran komunikasi.&lt;br /&gt;serat optik&lt;br /&gt;Serat optik umumnya digunakan  dalam sistem telekomunikasi serta dalam pencahayaan, sensor, dan optik  pencitraan.&lt;br /&gt;Serat optik terdiri dari 2 bagian, yaitu cladding dan core.  Cladding adalah selubung dari core. Cladding mempunyai indek bias lebih rendah  dari pada core akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core  kembali kedalam core lagi.&lt;br /&gt;Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh  kemurnian dari bahan penyusun gelas. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit  cahaya yang diserap oleh serat optik.&lt;br /&gt;Pembagian Serat optik dapat dilihat  dari 2 macam perbedaan :&lt;br /&gt;1. Berdasarkan Mode yang dirambatkan :&lt;br /&gt;Single  mode : serat optik dengan core yang sangat kecil, diameter mendekati panjang  gelombang sehingga cahaya yang masuk ke dalamnya tidak terpantul-pantul ke  dinding cladding.&lt;br /&gt;Multi mode : serat optik dengan diameter core yang agak  besar yang membuat laser di dalamnya akan terpantul-pantul di dinding cladding  yang dapat menyebabkan berkurangnya bandwidth dari serat optik jenis ini.&lt;br /&gt;2.  Berdasarkan indeks bias core :&lt;br /&gt;Step indeks : pada serat optik step indeks,  core memiliki indeks bias yang homogen.&lt;br /&gt;Graded indeks : indeks bias core  semakin mendekat ke arah cladding semakin kecil. Jadi pada graded indeks, pusat  core memiliki nilai indeks bias yang paling besar. Serat graded indeks  memungkinkan untuk membawa bandwidth yang lebih besar, karena pelebaran pulsa  yang terjadi dapat diminimalkan.&lt;br /&gt;Bagian-bagian serat optik jenis single  mode&lt;br /&gt;Reliabilitas dari serat optik dapat ditentukan dengan satuan BER (Bit  Error Rate). Salah satu ujung serat optik diberi masukan data tertentu dan ujung  yang lain mengolah data itu. Dengan intensitas laser yang rendah dan dengan  panjang serat mencapai beberapa km, maka akan menghasilkan kesalahan. Jumlah  kesalahan persatuan waktu tersebut dinamakan BER. Dengan diketahuinya BER maka,  Jumlah kesalahan pada serat optik yang sama dengan panjang yang berbeda dapat  diperkirakan besarnya.&lt;br /&gt;Sejarah perkembangan&lt;br /&gt;Penggunaan cahaya sebagai  pembawa informasi sebenarnya sudah banyak digunakan sejak zaman dahulu, baru  sekitar tahun 1930-an para ilmuwan Jerman mengawali eksperimen untuk  mentransmisikan cahaya melalui bahan yang bernama serat optik. Percobaan ini  juga masih tergolong cukup primitif karena hasil yang dicapai tidak bisa  langsung dimanfaatkan, namun harus melalui perkembangan dan penyempurnaan lebih  lanjut lagi. Perkembangan selanjutnya adalah ketika para ilmuawan Inggris pada  tahun 1958 mengusulkan prototipe serat optik yang sampai sekarang dipakai yaitu  yang terdiri atas gelas inti yang dibungkus oleh gelas lainnya. Sekitar awal  tahun 1960-an perubahan fantastis terjadi di Asia yaitu ketika para ilmuwan  Jepang berhasil membuat jenis serat optik yang mampu mentransmisikan  gambar.&lt;br /&gt;Di lain pihak para ilmuwan selain mencoba untuk memandu cahaya  melewati gelas (serat optik) namun juga mencoba untuk ”menjinakkan” cahaya.  Kerja keras itupun berhasil ketika sekitar 1959 laser ditemukan. Laser  beroperasi pada daerah frekuensi tampak sekitar 1014 Hertz-15 Hertz atau ratusan  ribu kali frekuensi gelombang mikro.&lt;br /&gt;Pada awalnya peralatan penghasil sinar  laser masih serba besar dan merepotkan. Selain tidak efisien, ia baru dapat  berfungsi pada suhu sangat rendah. Laser juga belum terpancar lurus. Pada  kondisi cahaya sangat cerah pun, pancarannya&lt;br /&gt;gampang meliuk-liuk mengikuti  kepadatan atmosfer. Waktu itu, sebuah pancaran laser dalam jarak 1 km, bisa tiba  di tujuan akhir pada banyak titik dengan simpangan jarak hingga hitungan  meter.&lt;br /&gt;Sekitar tahun 60-an ditemukan serat optik yang kemurniannya sangat  tinggi, kurang dari 1 bagian dalam sejuta. Dalam bahasa sehari-hari artinya  serat yang sangat bening dan tidak menghantar listrik ini sedemikian murninya,  sehingga konon, seandainya air laut itu semurni serat optik, dengan pencahayaan  cukup kita dapat menonton lalu-lalangnya penghuni dasar Samudera  Pasifik.&lt;br /&gt;Seperti halnya laser, serat optik pun harus melalui tahap-tahap  pengembangan awal. Sebagaimana medium transmisi cahaya, ia sangat tidak efisien.  Hingga tahun 1968 atau berselang dua tahun setelah serat optik pertama kali  diramalkan akan menjadi pemandu cahaya, tingkat atenuasi (kehilangan)-nya masih  20 dB/km. Melalui pengembangan dalam teknologi material, serat optik mengalami  pemurnian, dehidran dan lain-lain. Secara perlahan tapi pasti atenuasinya  mencapai tingkat di bawah 1 dB/km.&lt;br /&gt;Tahun 80-an, bendera lomba industri serat  optik benar-benar sudah berkibar. Nama-nama besar di dunia pengembangan serat  optik bermunculan. Charles K. Kao diakui dunia sebagai salah seorang perintis  utama. Dari Jepang muncul Yasuharu Suematsu. Raksasa-raksasa elektronik macam  ITT atau STL jelas punya banyak sekali peranan dalam mendalami riset-riset serat  optik.&lt;br /&gt;2. Time Line Pengembangan Fiber Optik&lt;br /&gt;1917 Theory of stimulated  emission Albert Einstein mengajukanm sebuah teori tentang emisi terangsang  dimana jika ada atom dalam tingkatan energi tinggi 1954 "Maser" developed  Charles Townes, James Gordon, dan Herbert Zeiger di Columbia University  mengembangkankan "maser" yaitu microwave amplification by stimulated emission of  radiation, dimana molekul dari gas amonia memperkuat dan menghasilkan gelombang.  . Pekerjaan ini menghabiskan waktu tiga tahun sejak ide Townes pada tahun 1951  untuk mengambil manfaat dari osilasi frekuensi tinggi molekular untuk  membangkitkan gelombang dengan penjang gelombang pendek pada gelombang radio.  1958 Pengenalan Konsep Laser Townes dan ahli fisika Arthur Schawlow  mempublikasikan paper yang menunjukan bahwa maser dapat dibuat untuk  dioperasikan pada daerah infra merah dan optik. .Paper ini menjelaskan tentang  konsep laser (light amplification by stimulated emission of radiation)&lt;br /&gt;1960  ditemukannya Continuously operating helium-neon gas laser Laboratorium Riset  Bell dan Ali Javan serta koleganya William Bennett, Jr., dan Donald Herriott  menemukan sebuah continuously operating helium-neon gas laser. 1960 Ditemukannya  Operable laser Theodore Maiman, seorang fisikawan dan insinyur elektro di Hughes  Research Laboratories, menemukan operable laser dengan menggunakan sebuah  kristal batu rubi sintesis sebagai medium. 1961 Glass fiber demonstration  Peneliti industri Elias Snitzer dan Will Hicks mendemontrasikan sinar laser yang  diarahkan melalui serat gelas yang tipis. Inti serat gelas tersebut cukup kecil  yang membuat cahaya hanya dapat melewati satu bagian saja tetapi  banyak&lt;br /&gt;ilmuwan menyatakan bahwa serat tidak cocok untuk komunikasi karena  rugi rugi cahaya yang terjadi karena melewati jarak yang sangat jauh. 1961  Penggunaan ruby laser untuk keperluan medis Penggunaan laser yang dihasilkan  dari batu Rubi yang pertama, Charles Campbell of the Institute of Ophthalmology  at Columbia- Presbyterian Medical Center dan Charles Koester of the American  Optical Corporation menggunakan prototipe ruby laser photocoagulator untuk  menghancurkan tumor pada retina pasien. 1962 Pengembangan Gallium arsenide laser  Tiga group riset terkenal yaitu General Electric, IBM, dan MIT’s Lincoln  Laboratory secara simultan mengembangkan gallium arsenide laser yang  mengkonversikan energi listrk secara langsung ke dalam cahaya infra merah dan  perkembangan selanjutnya digunakan untuk pengembangan CD dan DVD player serta  penggunaan laser printer. 1963 Heterostructures Ahli fisika Herbert Kroemer  mengajukan ide yaitu heterostructures, kombinasi dari lebih dari satu  semikonduktor dalam layer-layer untuk mengurangi kebutuhan energi untuk laser  dan membantu untuk dapat bekerja lebih efisien. Heterostructures ini nantinya  akan digunakan pada telepon seluler dan peralatan elektronik lainnya.&lt;br /&gt;1966  kertas Landmark pada optical fiber Charles Kao dan George Hockham yang melakukan  penelitian di Standard Telecommunications Laboratories Inggris mempublikasikan  landmark paper yang mendemontrasikan bahwa fiber optik dapat mentransmisikan  sinar laser yang sangat sedikit rugi-ruginya jika gelas yang digunakan sangat  murni. Dengan penemuan ini kemudian para peneliti lebih fokus pada bagaimana  cara memurnikan bahan gelas. 1970 Fiber Optik yang memenuhi standar kemurnian.  Ilmuwan Corning Glass Works yaitu Donald Keck, Peter Schultz, dan Robert Maurer  melaporkan penemuan fiber optik yang memenuhi standar yang telah ditentukan oleh  Kao dan Hockham. Gelas yang paling murni yang dibuat terdiri atas gabungan  silika dalam tahap uap dan mampu mengurangi rugi-rugi cahaya kurang dari 20  decibels per kilometer. Pada 1972 tim ini menemukan gelas dengan rugi-rugi  cahaya hanya 4 decibels per kilometer. Juga pada tahun 1970, Morton Panish dan  Izuo Hayashi dari Bell Laboratories dengan tim Ioffe Physical Institute di  Leningrad, mendemontrasikan semiconductor laser yang dapat dioperasikan pada  temperatur ruang. Kedua penemuan tersebut merupakan terobosan dalam  komersialisasi penggunaan fiber optik. 1973 Proses Chemical vapor deposition  John MacChesney dan Paul O. Connor pada Bell Laboratories mengembangkan proses  chemical vapor deposition process yang memanaskan uap kimia dan oksigen ke  bentuk ultratransparent glass yang dapat diproduksi masal ke dalam fiber optik  yang mempunyai rugi-rugi sangat kecil. 1975 Komersialisasi Pertama dari  semiconductor laser Insinyur pada Laser Diode Labs mengembangkan semiconductor  laser komersial pertama yang dapat dioperasikan pada suhu kamar. 1977 Perusahaan  telepon menguji coba penggunaan fiber optic Perusahaan telepon memulai  penggunaan fiber optik yang membawa lalu lintas telepon. GTE membuka jalur  antara Long Beach dan Artesia, California, yang menggunakan transmisi  light-emitting diode. Bell Labs mendirikan sambungan yang sama pada sistem  telepon di Chicago dengan jarak 1,5 mil di bawah tanah yang menghubungkan 2 s  switching station.&lt;br /&gt;1980 Sambungan Fiber-optic telah ada di Kota kota besar di  Amerika AT&amp;amp;T mengumumkan akan menginstal fiber-optic yang menghubungkan kota  kota antara&lt;br /&gt;Boston dan Washington D.C. kemudian dua tahun kemudian MCI  mengumumkan untuk melakukan hal yang sama. 1987 "Doped" fiber amplifiers David  Payne di University of Southampton memperkenalkan fiber amplifiers yang dikotori  oleh elemen erbium. optical amplifiers abru ini mampu menaikan sinyal cahaya  tanpa harus mengkonversikan terlebih dahulu ke dalam energi listrik. 1988 Kabel  Pertama Transatlantic Fiber-Optic Kabel Translantic yang pertama menggunakan  fiber glass yang sangat transparan sehingga repeater hanya dibutuhkanb ketika  sudah mencapai 40mil. 1991 Optical Amplifiers Emmanuel Desurvire di Bell  Laboratories serta David Payne dan P. J. Mears dari University of Southampton  mendemontrasikan optical amplifiers yang terintegrasi dengan kabel fiber optic  tersebut. Keuntungannya adalah dapat membawa informasi 100 kali lebih cepat dari  pada kabel electronic amplifier. 1996 optic fiber cable yang menggunakan optical  amplifiers ditaruh di samudera pasifik TPC-5, sebuah optic fiber merupakan fiber  optic pertama yang menggunakan optical amplifiers. Kabel ini melewati samudera  pasifik mulai dari San Luis Obispo, California, ke Guam, Hawaii, dan Miyazaki,  Japan, dan kembali ke Oregon coast dan mampu untuk menangani 320,000 panggilan  telepon. 1997 Fiber Optic menghubungkan seluruh dunia Fiber Optic Link Around  the Globe (FLAG) menjadi jaringan abel terpanjang di seluruh dunia yang  menyediakan infrastruktur untuk generasi internet terbaru.&lt;br /&gt;2. Generasi  Perkembangan Serat Optik&lt;br /&gt;Berdasarkan penggunaannya maka sistem komunikasi  serat optik (SKSO) dibagi menjadi 4 tahap generasi yaitu :&lt;br /&gt;1. Generasi  pertama (mulai 1975) Sistem masih sederhana dan menjadi dasar bagi sistem  generasi berikutnya, terdiri dari : alat encoding : mengubah input (misal suara)  menjadi sinyal listrik transmitter : mengubah sinyal listrik menjadi sinyal  gelombang, berupa LED dengan panjang gelombang 0,87 mm. serat silika : sebagai  penghantar sinyal gelombang repeater : sebagai penguat gelombang yang melemah di  perjalanan receiver : mengubah sinyal gelombang menjadi sinyal listrik, berupa  fotodetektor alat decoding : mengubah sinyal listrik menjadi output (misal  suara) Repeater bekerja melalui beberapa tahap, mula-mula ia mengubah sinyal  gelombang yang sudah melemah menjadi sinyal listrik, kemudian diperkuat dan  diubah kembali menjadi sinyal gelombang. Generasi pertama ini pada tahun 1978  dapat mencapai kapasitas transmisi sebesar 10 Gb.km/s.&lt;br /&gt;2 Generasi kedua  (mulai 1981)&lt;br /&gt;Untuk mengurangi efek dispersi, ukuran teras serat diperkecil  agar menjadi tipe mode tunggal. Indeks bias kulit dibuat sedekat-dekatnya dengan  indeks bias teras. Dengan sendirinya transmitter juga diganti dengan diode  laser, panjang gelombang yang dipancarkannya 1,3 mm. Dengan modifikasi ini  generasi kedua mampu mencapai kapasitas transmisi 100 Gb.km/s, 10 kali lipat  lebih besar daripada generasi pertama.&lt;br /&gt;3. Generasi ketiga (mulai  1982)&lt;br /&gt;Terjadi penyempurnaan pembuatan serat silika dan pembuatan chip diode  laser berpanjang gelombang 1,55 mm. Kemurnian bahan silika ditingkatkan  sehingga&lt;br /&gt;transparansinya dapat dibuat untuk panjang gelombang sekitar 1,2 mm  sampai 1,6 mm. Penyempurnaan ini meningkatkan kapasitas transmisi menjadi  beberapa ratus Gb.km/s.&lt;br /&gt;4. Generasi keempat (mulai 1984)&lt;br /&gt;Dimulainya riset  dan pengembangan sistem koheren, modulasinya yang dipakai bukan modulasi  intensitas melainkan modulasi frekuensi, sehingga sinyal yang sudah lemah  intensitasnya masih dapat dideteksi. Maka jarak yang dapat ditempuh, juga  kapasitas transmisinya, ikut membesar. Pada tahun 1984 kapasitasnya sudah dapat  menyamai kapasitas sistem deteksi langsung. Sayang, generasi ini terhambat  perkembangannya karena teknologi piranti sumber dan deteksi modulasi frekuensi  masih jauh tertinggal. Tetapi tidak dapat disangkal bahwa sistem koheren ini  punya potensi untuk maju pesat pada masa-masa yang akan datang.&lt;br /&gt;5. Generasi  kelima (mulai 1989)&lt;br /&gt;Pada generasi ini dikembangkan suatu penguat optik yang  menggantikan fungsi repeater pada generasi-generasi sebelumnya. Sebuah penguat  optik terdiri dari sebuah diode laser InGaAsP (panjang gelombang 1,48 mm) dan  sejumlah serat optik dengan doping erbium (Er) di terasnya. Pada saat serat ini  disinari diode lasernya, atom-atom erbium di dalamnya akan tereksitasi dan  membuat inversi populasi*, sehingga bila ada sinyal lemah masuk penguat dan  lewat di dalam serat, atom-atom itu akan serentak mengadakan deeksitasi yang  disebut emisi terangsang (stimulated emission) Einstein. Akibatnya sinyal yang  sudah melemah akan diperkuat kembali oleh emisi ini dan diteruskan keluar  penguat. Keunggulan penguat optik ini terhadap repeater adalah tidak terjadinya  gangguan terhadap perjalanan sinyal gelombang, sinyal gelombang tidak perlu  diubah jadi listrik dulu dan seterusnya seperti yang terjadi pada repeater.  Dengan adanya penguat optik ini kapasitas transmisi melonjak hebat sekali. Pada  awal pengembangannya hanya dicapai 400 Gb.km/s, tetapi setahun kemudian  kapasitas transmisi sudah menembus harga 50 ribu Gb.km/s.&lt;br /&gt;6. Generasi  keenam&lt;br /&gt;Pada tahun 1988 Linn F. Mollenauer memelopori sistem komunikasi  soliton. Soliton adalah pulsa gelombang yang terdiri dari banyak komponen  panjang gelombang. Komponen-komponennya memiliki panjang gelombang yang berbeda  hanya sedikit, dan juga bervariasi dalam intensitasnya. Panjang soliton hanya  10-12 detik dan dapat dibagi menjadi beberapa komponen yang saling berdekatan,  sehingga sinyal-sinyal yang berupa soliton merupakan informasi yang terdiri dari  beberapa saluran sekaligus (wavelength division multiplexing). Eksperimen  menunjukkan bahwa soliton minimal dapat membawa 5 saluran yang masing-masing  membawa informasi dengan laju 5 Gb/s. Cacah saluran dapat dibuat menjadi dua  kali lipat lebih banyak jika dibunakan multiplexing polarisasi, karena setiap  saluran memiliki dua polarisasi yang berbeda. Kapasitas transmisi yang telah  diuji mencapai 35 ribu Gb.km/s.&lt;br /&gt;Cara kerja sistem soliton ini adalah efek  Kerr, yaitu sinar-sinar yang panjang gelombangnya sama akan merambat dengan laju  yang berbeda di dalam suatu bahan jika intensitasnya melebihi suatu harga batas.  Efek ini kemudian digunakan untuk menetralisir efek dispersi, sehingga soliton  tidak akan melebar pada waktu sampai di receiver. Hal ini sangat menguntungkan  karena tingkat kesalahan yang ditimbulkannya amat kecil bahkan dapat diabaikan.  Tampak bahwa penggabungan ciri beberapa generasi teknologi serat optik akan  mampu menghasilkan suatu sistem komunikasi yang mendekati ideal, yaitu yang  memiliki kapasitas transmisi yang sebesar-besarnya dengan tingkat kesalahan yang  sekecil-kecilnya yang jelas, dunia komunikasi abad 21 mendatang tidak dapat  dihindari lagi akan dirajai oleh teknologi serat optik.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="post-footer"&gt; &lt;p class="post-footer-line post-footer-line-1"&gt;&lt;span class="post-author"&gt;Diposkan  oleh nOFhiE &lt;/span&gt;&lt;span class="post-timestamp"&gt;di &lt;a class="timestamp-link" title="permanent link" href="http://npriyatini.blogspot.com/2008/10/serat-optik.html"&gt;23:22&lt;/a&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span class="post-comment-link"&gt;&lt;a class="comment-link" onclick="" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=4518661888515260325&amp;amp;postID=6158380540781143251"&gt;0  komentar&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="post-backlinks post-comment-link"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="post-icons"&gt;&lt;span class="item-control blog-admin pid-1352288761"&gt;&lt;a title="Edit Entri" href="post-edit.g?blogID=4518661888515260325&amp;amp;postID=6158380540781143251"&gt;&lt;span class="quick-edit-icon"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="post-footer-line post-footer-line-2"&gt;&lt;span class="post-labels"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="post uncustomized-post-template"&gt;&lt;a name="5762605990858995446"&gt;&lt;/a&gt; &lt;h3 class="post-title"&gt;&lt;a href="http://npriyatini.blogspot.com/2008/10/penyambungan-serat-optik.html"&gt;Penyambungan  Serat Optik&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;div class="post-body"&gt; &lt;p&gt;A.Penyambungan Kabel Serat Optik&lt;br /&gt;Dalam jaringan kabel titik rawan gangguan  terletak pada titik sambungan, karena pengaruh dari luar seperti masuknya air ke  dalam closure. Dalam jangka waktu yang panjang 5 s/d 10 tahun akan menyebabkan  turunnya karakteristik kabel, demikian juga akan menyebabkan rugi-rugi optik  bertambah besar. Selain faktor air yang akan mempengaruhi kualitas jaringan juga  faktor mekanis seperti tegangan yang berlebihan serta bending radius.&lt;br /&gt;Tujuan  penyambungan kabel optik secara umum adalah untuk menyambung dua buah kabel  serat optik sesuai dengan prosedur yang benar sehingga mempunyai rugi-rugi  sekecil mungkin.&lt;br /&gt;Prosedur penyambungan kabel serat optik adalah sebagai  berikut :&lt;br /&gt;Penyambungan kabel serat optik harus sesuai prosedur&lt;br /&gt;Penggunaan  material dan peralatan harus benar&lt;br /&gt;Pemasangan sarana sambung kecil kabel  harus sesuai petunjuk pelaksanaan&lt;br /&gt;Pengetesan harus dilakukan sesuai  penyambungan&lt;br /&gt;Kesemuannya harus dilaksanakan dengan baik dan benar untuk  mendapatkan hasil yang optimal.&lt;br /&gt;Proses penyambungan kabel serat optik  meliputi :&lt;br /&gt;Penyambungan kabel&lt;br /&gt;Penyambungan serat&lt;br /&gt;Pertama yang harus  dilaksanakan adalah penanganan sarana sambung kabel lalu penanganan  serat.&lt;br /&gt;Penyambungan kabel dapat dilakukan dengan dua cara yaitu  :&lt;br /&gt;Penyambungan secara mekanik&lt;br /&gt;Penyambungan secara heat shrink (panas  kerut)&lt;br /&gt;Jadi fungsi sarana sambung kabel (closure) adalah untuk menempatkan  tray dan agar kedap terhadap air.&lt;br /&gt;Teknik penyambungan serat optik dapat  dilakukan dengan dua cara yaitu :&lt;br /&gt;Secara mekanik&lt;br /&gt;Penyambungan serat dengan  sistem mekanik saat sekarang tidak digunakan lagi oleh PT Telkom karena akan  menghasilkan loss yang cukup besar.&lt;br /&gt;Gambar 3.13 Alat sambung serat optik  jenis manual&lt;br /&gt;Secara fusion&lt;br /&gt;Gambar 3.14 Alat sambung optik jenis heat  shrink ( fusion )&lt;br /&gt;Penyambungan serat optik dengan sistem fusion terbukti  lebih handal karena hanya sedikit loss yang dihasilkan.&lt;br /&gt;B.Rugi- rugi  penyambungan&lt;br /&gt;Perbedaaan Struktur Serat&lt;br /&gt;Gambar 3.15 Core tidak berada di  tengah&lt;br /&gt;Karena letak core yang tidak central maka dalam penyambungan akan  didapatkan hasil yang tidak optimal dengan loss yang tinggi.&lt;br /&gt;Kualitas  Penyambungan yang Kurang&lt;br /&gt;Permukaan serat tidak rata&lt;br /&gt;Gambar 3.16 Permukaan  pemotongan yang halus dan rata&lt;br /&gt;Sumbu serat tidak sejajar&lt;br /&gt;Gambar 3.17  Pengaturan serat yang tidak sejajar&lt;br /&gt;Penyimpangan sudut&lt;br /&gt;Gambar 3.18 Terjadi  penyimpangan sudut&lt;br /&gt;Ujung serat berjauhan&lt;br /&gt;Gambar 3.19 Pengaturan serat  terlalu jauh&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan kualitas penyambungan yang baik harus  memperhatikan hal-hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;Kualitas kabel&lt;br /&gt;Alat sambung yang  baik&lt;br /&gt;Lingkungan harus bersih&lt;br /&gt;Teknisi harus berpengalaman&lt;br /&gt;C.Penyambungan  Kabel Serat Optik dengan Menggunakan Closure Raychem&lt;br /&gt;Sarana sambung  kabel&lt;br /&gt;Syarat yang harus dipenuhi oleh sarana sambung kabel adalah harus mampu  melindungi serat dari gangguan alam dan mekanis seperti air, panas, reaksi  kimia, getaran, tension dan bending.&lt;br /&gt;Penanganan sarana sambung  kabel&lt;br /&gt;Penanganan sarana sambung kabel harus memperhatikan hal-hal sebagai  berikut :&lt;br /&gt;Tangan dan kabel harus bersih&lt;br /&gt;Sarana sambung kabel harus  bersih&lt;br /&gt;Sealing ring harus bersih&lt;br /&gt;Tunggu sarana sambung kabel harus  dingin&lt;br /&gt;Material&lt;br /&gt;Material untuk penyambung kabel serat optik dibagi menjadi  dua yaitu :&lt;br /&gt;Material khusus&lt;br /&gt;Material umum&lt;br /&gt;Procedure Penyambungan Kabel  Serat Optik dengan Menggunakan Closure Raychem&lt;br /&gt;Penyambungan dengan  menggunakan closure Raychem merupakan teknik penyambungan kabel dengan dua cara  yaitu dengan mekanik dan heat shrink (panas kerut). Dikategorikan mekanik karena  sistem penutup dome dengan penguncian klem, dan dikategorikan heat shrink karena  adanya bagian yang perlu dipanaskan untuk mengencangkannya yaitu pada bagian  oval seal.&lt;br /&gt;Closure Raychem digambarkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;Gambar 3.20 Alat  sambung kabel serat optik jenis closure Raychem&lt;br /&gt;Closure Raychem ada dua tipe  yaitu :&lt;br /&gt;Tipe B2 : 1 oval port dan 2 circle port artinya 2 tray kali 12 core  sambungan&lt;br /&gt;Tipe B4 : 1 oval port dan 4 circle port artinya 4 tray kali 12 core  sambungan&lt;br /&gt;Agar mendapatan hasil sambungan yang optimal maka prosedur kerja  dari penyambungan harus benar-benar terlaksanakan. Flowchart penyambungan kabel  serat optik adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;Gambar 3.21 Flowchart penyambungan kabel  serat optik&lt;br /&gt;Pemanasan kabel pada oval outlet&lt;br /&gt;Secara runtut lepaskan  pengunci klem, klem itu sendiri, dome dan sealing ring&lt;br /&gt;Potong oval port pada  ujungnya&lt;br /&gt;Masukan oval seal ke kabel kemudian masukkan kabel ke oval  port&lt;br /&gt;Persiapan kabel&lt;br /&gt;Kupas kulit kabel HIDPE sheat sepanjang 1200  mm&lt;br /&gt;Potong strenght member sisakan 75 mm dari ujung kulit kabel yang dikupas  tersebut&lt;br /&gt;Pasang kabel grounding dengan cara mengupas kulit kabel sepanjang 25  mm dari ujung kulit kabel&lt;br /&gt;Potong loose tube menggunkan tube cutter sisakan 35  mm dari ujung kulit kabel dan pasang transportation tube&lt;br /&gt;Luruskan lingkaran  kabel dengan ujung oval port pada base dome&lt;br /&gt;Masukkan strength member pada  klem dan kencangkan menggunakan obeng&lt;br /&gt;Proses heat shrink (sealing untuk  outlet)&lt;br /&gt;Bersihkan oval port dan ujung kabel&lt;br /&gt;Kasarkan permukaan oval port  dan ujung kabel menggunakan ampelas dan bersihkan menggunakan tisu  kabel&lt;br /&gt;Pasang oval seal pada oval port untuk memberi tanda pada  kabel&lt;br /&gt;Tempatkan garis biru aluminium foil pelindung kabel dari panas sejajar  dengan tanda yang ada pada kabel&lt;br /&gt;Pasang oval seal pada oval port kemudian  pasang klip pencabang pada oval seal tepat diantara kedua kabel&lt;br /&gt;Kerutkan oval  seal dengan menggunakan hot gun hingga warna bintik-bintik hijau menjadi hitam,  perhatikan dudukan kedua kabel jangan sampai berubah&lt;br /&gt;Panaskan ujung bagian  bawah sampai adhesive benar-benar kelihatan meleleh dan keluar&lt;br /&gt;Pengaturan  serat pada tray&lt;br /&gt;Masing-masing splice tray mempunyai kapasitas 12 sambungan  dan masing-masing sisi dapat dipasang empat transportation tube besar atau enam  transportation tube kecil, kemudian tandai transpotation tube tersebut 15 mm  dari ujung tray&lt;br /&gt;Hati-hati waktu memotong transportation tube dan kencangkan  transportation tube dengan menggunakan tie wrap lalu pasangan tutup pelindung  tray&lt;br /&gt;Penyambungan Serat Optik (Fusion Splicing)&lt;br /&gt;Teknik penyambungan serat  optik untuk menyambung dua serat secara permanen dan untuk mendapatkan hasil  dengan rugi-rugi yang kecil dapat dilakukan dengan menggunakan cara fusion,  dimana alat yang digunakan disebut fusion splicer.&lt;br /&gt;Struktur fusion  splicer&lt;br /&gt;Fusion splicer mempunyai struktur sebagai berikut :&lt;br /&gt;Alur V dan  klem&lt;br /&gt;Merupakan dudukan bagi kedua serat yang akan disambung&lt;br /&gt;Mikro  positioned &amp;amp; sensor fusion splicer&lt;br /&gt;Gambar 3.22 Proses Pensejajaran  Fiber&lt;br /&gt;Elektroda&lt;br /&gt;Mengemisikan panas yang akan digunakan untuk meleburkan  kedua ujung serat yang akan disambung, inilah yang merupakan proses fusion.  Proses fusion dilakukan jika kedua ujung serat telah bertemu dan betul-betul  pasa posisi yang tepat&lt;br /&gt;Sistem sensor yang berisi kaca dan lensa&lt;br /&gt;Sistem  sensor ini bekerja untuk mengatur dudukan dari kedua ujung serat yang akan  disambung. Salah satu serat akan menjadi referensi bagi serat yang  lainnya.&lt;br /&gt;Proses fusion slicing&lt;br /&gt;Menghidupkan alat ukur&lt;br /&gt;Mesin splicer  menggunakan catuan listrik PLN. Setelah tombol “ON” ditekan, monitor LCD akan  menampilkan menu-menu yang digunakan untuk setting alat ukur&lt;br /&gt;Memilih mode  penyambung&lt;br /&gt;Maksutnya adalah setting alat splicer seperti setting arus,  panjang gelombang, dan besarnya loss maksimum yang diijinkan&lt;br /&gt;Pemasangan  splice protector&lt;br /&gt;Sebelum serat dikupas terlebih dahulu masukan sleeve (splice  protector) ke salah satu serat yang akan disambung. Langkah ini sangat sederhana  tapi paling sering terlupakan&lt;br /&gt;Pengupasan coating&lt;br /&gt;Kupas coating kedua ujung  yang akan disambung sepanjang 5 cm menggunakan serat stripper. Bersihkan serat  yang sudah dikupas tersebut menggunakan tissue beralkohol dengan arah yang tetap  setelah bersih hindarkan serat tersentuh oleh benda apapun termasuk  tangan&lt;br /&gt;Pemotongan serat&lt;br /&gt;Potong serat yang sudah dibersihkan tersebut  dengan menggunakan serat cleaver, sisakan 3 mm dari batas coating yang terkupas  (potong sepanjang 47 mm). potongan serat harus benar-benar rata dan tegak lurus  dengan panjang serat.&lt;br /&gt;Pemasangan serat V Groove&lt;br /&gt;Dalam pemasangan serat  pada V Groove membutuhkan ketelitian yang tinggi. Ujung serat yang sudah  dipotong tersebut jangan samapi menyentuh alur. Jika kedua ujung serat telah  menempati dudukan V Groove secara benar tutup wind protector-nya&lt;br /&gt;Fusion  splicing&lt;br /&gt;Semua pekerjaan ini dilakukan oleh mesin splicer. Kedua ujung fiber  akan saling mendekat satu dengan yang lainnya, selama proses tersebut  berlangsung splicer akan memancarkan short are (dalam jumlah kecil) untuk  membersihkan permukaan kedua serat. Splicer akan menghentikan pergerakan kedua  serat saat gap antara kedua ujung serat telah terposisikan dengan tepat. Setelah  initial gap setting splicer akan menghitung dan menampilkan posisi sudut potong  kedua ujung serat.&lt;br /&gt;Ketika posisi cladding dan core kedua ujung serat  benar-benar sejajar splicer akan memperkecil gap (final gap setting) dan  menghasilkan tegangan yang tinggi untuk meleburkan (are fusion) kedua ujung  serat agar tersambung. Mikroprosesor akan menghitung estimasi loss hasil  sambungan dan menampilkannya di LCD monitor&lt;br /&gt;Rearc&lt;br /&gt;Gambar 3.23 Proses  Rearc&lt;br /&gt;Rearc dilakukan jika nilai estimasi loss terlalu besar.&lt;br /&gt;Estimasi  fusion splicing loss dilakukan denganca cara Local Injection &amp;amp; Detection  (LID)&lt;br /&gt;Pengerutan sleeve/ smove (splice protector)&lt;br /&gt;Panjang sleeve adalah 4  cm, atur agar posisi sambungan tepat berada di tengah sleeve kemudian ke tempat  pemanas (tube heater) agar sleeve berkerur sehingga kedudukannya fix dan dapat  melindungi sambungan. Sleeve ini bekerja dengan sistem panas kerut. Proses  pengerutan berakhir dengan ditandai suara beep dan off-nya LED  illumination.&lt;br /&gt;Flowchart operasi penyambungan serat optik digambarkan sebagai  berikut :&lt;br /&gt;Gambar 3.24 Flowchart operasi penyambungan&lt;br /&gt;Pemeliharaan fusion  spicer&lt;br /&gt;Pemeliharaan alat fusion splicer sangan penting agar kehandalan  perangkat terjaga, pemeliharaan dilakukan terutama pada V Groove, lensa dan LED  serta pembersihan/penggantian elektroda.&lt;br /&gt;Pemasangan Dome Clousure&lt;br /&gt;Pastikan  sealing ring dan tempatnya bersih lalu pasang pada base&lt;br /&gt;Pasang dome dengan  hati-hati pada base, lalu pasang klem disekeliling base&lt;br /&gt;Kunci klem&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6492287655130338980-7709187379632791277?l=suyanti-widi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/feeds/7709187379632791277/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6492287655130338980&amp;postID=7709187379632791277' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/7709187379632791277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6492287655130338980/posts/default/7709187379632791277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suyanti-widi.blogspot.com/2008/10/serat-optik-serat-optik-adalah-saluran.html' title=''/><author><name>"Z_YaNt!E"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14118828300064513924</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
